Bitget Luncurkan Bitget Stocks 2.0 untuk Perluas Tokenisasi Saham
Bitget, exchange universal global, memperbarui produk spot saham token mereka dengan meluncurkan Bitget Stocks 2.0.
Pembaruan ini bertujuan meningkatkan likuiditas, transparansi aset, dan efisiensi modal dalam ekosistem ekuitas yang ditokenisasi.
>>> Sufmi Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Ekonomi Bahas Fiskal dan Moneter
Produk ini diterbitkan oleh Reality, platform penerbitan RWA berlisensi.
Bitget Stocks 2.0 fokus pada tiga aspek utama: peningkatan likuiditas pasar saham, pemetaan ekonomi dengan rasio 1:1 terhadap aset dasar, dan perluasan utilitas token saham di ekosistem Bitget.
Platform ini mendukung pemetaan aset 1:1 bagi token yang memenuhi syarat dan memfasilitasi transaksi langsung menggunakan stablecoin USDT.
Dividen tunai dikonversi menjadi USDT sebelum dibagikan ke akun pengguna, sedangkan dividen saham langsung menambah saldo token.
Aksi korporasi seperti pemecahan atau penggabungan saham otomatis disesuaikan agar eksposur ekonomi pengguna tetap selaras dengan saham asli.
Bitget juga memperluas fungsi token saham ke dalam sistem margin dan akun terpadu yang terhubung ke berbagai fitur internal.
>>> Mahasiswa Unram Ciptakan Nuramma, Aplikasi AI untuk Hafal Al-Qur'an
Ekspansi Fitur dan Target Pasar
CEO Bitget, Gracy Chen, menyatakan bahwa ekuitas yang ditokenisasi adalah jembatan yang dibangun kripto untuk menghubungkan pasar global.
Ia memperkirakan lebih dari 10% aset keuangan global akan ditokenisasi menjelang tahun 2030.
Pada masa awal peluncuran, tersedia 36 aset berbasis saham dan ETF populer, termasuk Apple, Amazon, Meta, Tesla, Alphabet, Nvidia, Microsoft, dan ETF QQQ.
Volume kumulatif perdagangan spot saham tokenisasi di platform Bitget telah menembus US$ 1 miliar pada Januari 2026.
Sebelumnya pada Desember 2025, Bitget mengklaim menyumbang sekitar 89% terhadap total volume perdagangan saham tokenisasi yang diterbitkan oleh Ondo.
>>> Perubahan Iklim Dorong Ular Masuk ke Permukiman Warga
Langkah ini memperkuat posisi Bitget dalam menjembatani perdagangan saham token dengan likuiditas ekuitas global.
Update Terbaru
Rating TV per Jumat, 6 Juni 2026 Dikuasai Drama Harian, Laga Timor Leste vs Indonesia Puncaki Daftar
Sabtu / 06-06-2026, 12:28 WIB
Jadwal Lengkap MotoGP Hungaria 6-7 Juni 2026 di Sirkuit Balaton Park
Sabtu / 06-06-2026, 12:27 WIB
Warga Purworejo Laporkan Tetangga Pembakar Sampah ke Dinas Lingkungan Hidup
Sabtu / 06-06-2026, 12:27 WIB
Jadwal Lengkap MotoGP Hungaria 6 Juni 2026 di Balaton Park
Sabtu / 06-06-2026, 12:27 WIB
Kisah Denis Yudistira Bangun Sekte Ayam Pop di Blok M Usai PHK
Sabtu / 06-06-2026, 12:24 WIB
Pemerintah Percepat Program Strategis Sektor Riil untuk Dorong Ekonomi
Sabtu / 06-06-2026, 12:24 WIB
Heru Gundul Alami Pembengkakan Mata 18 Jam Akibat Semburan Bisa Kobra
Sabtu / 06-06-2026, 12:24 WIB
Studi Ungkap Anak Cerdas Butuh Kelas Khusus Demi Masa Depan
Sabtu / 06-06-2026, 12:24 WIB
Karl-Anthony Towns Bawa Knicks Unggul 2-0 atas Spurs di Final NBA
Sabtu / 06-06-2026, 12:22 WIB
USK Mulai Verifikasi Calon Penerima KIP Kuliah SNBT 2026
Sabtu / 06-06-2026, 12:22 WIB
Pertamina Geothermal Energy Raih Pendanaan Internasional US$477,87 Juta
Sabtu / 06-06-2026, 12:22 WIB
Atlet Renang Muda Cetak Rekor Nasional Baru di Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Sabtu / 06-06-2026, 12:21 WIB
New York Knicks Kalahkan San Antonio Spurs 105-104, Unggul 2-0 di Final NBA
Sabtu / 06-06-2026, 12:21 WIB
IBL Ubah Format Semifinal dan Final Jadi Best of Five Musim Ini
Sabtu / 06-06-2026, 12:21 WIB






