Ruben Onsu dan Sarwendah kembali terlibat perselisihan di hadapan publik. Mantan suami-istri ini ribut soal nafkah dan pembagian waktu pengasuhan anak.

Perselisihan yang awalnya melalui pernyataan ke media kini meluas. Penggemar masing-masing saling adu argumen di media sosial, dan Sarwendah viral dalam video diduga menghina Ruben.

>>> PT Dan Liris Gandeng Telkom Solution Perkuat Infrastruktur Digital

Awal Mula Keributan

Keributan terbuka ini merupakan kali kedua sejak mereka resmi bercerai pada 2024. Sebelumnya, mereka ribut pada November 2025.

Masalahnya masih sama: nafkah dan waktu pengasuhan dua anak.

Semua bermula pada Minggu (31/5) saat kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, mengatakan kliennya ditagih debt collector terkait mobil aset Ruben.

Sarwendah didatangi debt collector untuk kedua kalinya sejak November 2025. Abraham menegaskan kliennya sudah tidak ada kaitan dengan mobil tersebut.

Abraham juga menyatakan Ruben sudah tidak membiayai pendidikan anak sejak akhir 2025. Padahal dalam akta, Ruben sepakat membiayai hingga lulus kuliah.

"Fakta yang terjadi, sejak akhir 2025 sampai 2026, klien kami yang membiayai pemeliharaan anak-anak," kata Abraham. Termasuk biaya sekolah, les, dan kesehatan.

Kubu Ruben tidak membantah absen memberikan nafkah Rp200 juta per bulan sejak Desember 2025.

Namun pengacara Ruben, Minola Sebayang, mengatakan hal itu karena Ruben tidak mendapat hak waktu pengasuhan bersama selama enam bulan.

"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus, hakku enggak dapat'. Dia ingin menunjukkan aksi protes," kata Minola, Senin (1/6).

Minola menambahkan, "Saya tanya yang masih menikah, ada enggak suami memberi nafkah Rp225 juta per bulan? Ini mantan loh.

Masih diribetin untuk bertemu anak."

Saling Sindir