Al Mubarak menilai fondasi yang ditinggalkan Guardiola akan memastikan Manchester City tetap kompetitif, meski terjadi pergantian pelatih di kursi kemudi.

"Apa yang diberikan Pep membawa kami ke level berikutnya. Kami sangat berterima kasih atas apa yang telah ia bangun di sini," ujarnya.

"Saya, Sheikh Mansour, Ferran Soriano, dan seluruh organisasi memiliki satu tim. Tim itu adalah tim pemenang."

"Tim itu akan terus berjalan. Akan selalu ada pemain, pelatih, dan eksekutif yang datang serta pergi.

Itu bagian dari kehidupan. Namun, kami akan terus melangkah dan terus memberikan hasil," ucap Al Mubarak.

Skuad Baru dan Manajer Baru

Menurut Al Mubarak, perubahan komposisi skuad dalam beberapa bursa transfer terakhir memang membutuhkan waktu sebelum menghasilkan performa terbaik.

"Hampir bisa dikatakan ini tim baru.

>>> Emil Audero Tepis Penalti Oman, Timnas Indonesia Menang 3-0

Ketika inti tim berubah seperti yang terjadi dalam beberapa jendela transfer terakhir, tentu dibutuhkan waktu agar para pemain menyatu dan membangun chemistry," jelasnya.

"Fondasi tim ini mulai benar-benar berkembang sejak Februari ketika para pemain makin matang dan semakin memahami satu sama lain."

"Ditambah lagi dengan pemain-pemain yang akan kami datangkan musim panas ini, karena itu saya sangat percaya diri. Musim depan kami akan kembali dengan sangat kuat.

Sangat kuat. Kami akan memastikan berada dalam posisi yang lebih baik dibanding musim sebelumnya," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Al Mubarak juga mengisyaratkan pengumuman manajer baru Manchester City tinggal menunggu waktu.

Nama mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, telah lama disebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan posisi Guardiola.

Pelatih asal Italia tersebut pernah bekerja sebagai asisten Guardiola selama semusim di Manchester City dan proses penunjukannya dikabarkan masih menunggu penyelesaian pembicaraan kompensasi kontrak dengan Chelsea.