Keputusan itu diambil setelah skuad Garuda meraih kemenangan telak 3-0 atas Oman di stadion yang sama pada Jumat (5/6/2026) malam WIB.

Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Hasil itu sekaligus mengakhiri catatan tidak pernah menang atas Oman selama lebih dari tiga dekade.

>>> Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0 di FIFA Matchday

Prioritas Kekompakan Tim

Meski sejumlah pemain pelapis masih menanti kesempatan bermain, Herdman memilih memprioritaskan kekompakan tim daripada melakukan rotasi besar-besaran.

"Tidak juga. Saat ini yang terpenting adalah konsistensi tim.

Saya pikir kami harus mulai membangun ritme permainan antarpemain. Itu sangat penting," ujar John Herdman.

Pelatih asal Inggris itu menilai performa anak asuhnya terus menunjukkan grafik positif dan para pemain pilar telah menunjukkan kapasitas terbaik mereka di lapangan.

"Saya melihat para pemain terus berkembang. Semua proses membutuhkan waktu.

>>> PSIM Yogyakarta Resmi Perpanjang Kontrak Kiper Cahya Supriadi

Malam ini kita melihat beberapa hal yang berbeda, tetapi sekali lagi saya memberikan kredit kepada para pemain. Pemain-pemain terbaik tampil sesuai level mereka," kata Herdman.

Kendati meraih hasil sempurna tanpa kebobolan, mantan pelatih Kanada itu tetap melayangkan evaluasi kritis agar tim tidak cepat berpuas diri.

"Kami masih punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami membuat pertandingan ini lebih sulit daripada yang seharusnya," cetus Herdman.

Herdman memandang sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan untuk membenahi kekurangan tim sebelum menghadapi Mozambik.

>>> Mengenal Sejarah El Clasico: Rivalitas Abadi Real Madrid dan Barcelona

"Namun secara keseluruhan, saya merasa kami cukup nyaman mengendalikan laga," tutupnya.