Awal musim 2025/2026 menjadi panggung megah bagi Kylian Mbappe. Sebagai top scorer Real Madrid dalam dua musim terakhir, ekspektasi publik Santiago Bernabeu begitu tinggi.

Namun, memasuki paruh kedua 2026, narasi indah itu berubah menjadi mimpi buruk. Masalah cedera lutut yang berkepanjangan menjadi awal petaka.

>>> Timnas Hungaria Jamu Finlandia di Laga Persahabatan Puskas Arena

Situasi sempat memanas antara pihak medis klub dan pemain. Mbappe memilih terbang ke Prancis untuk menjalani pemulihan mandiri.

Sejak awal 2026, performanya meredup. Efeknya sangat fatal bagi ambisi Los Blancos mengejar trofi mayor.

Data di lapangan bicara cukup kejam. Kehadiran Mbappe di starting XI justru kerap berbanding lurus dengan hasil minor.

Dalam enam laga terakhir di mana Mbappe turun sejak menit awal, Real Madrid hanya sanggup mencatatkan satu kemenangan.

Sisanya tiga kekalahan dan dua hasil imbang.

Kekalahan termasuk tersingkir dari Liga Champions oleh Bayern Munchen dan tumbang di kandang Mallorca. Dua hasil imbang kontra Girona dan Betis.

Tanpa Mbappe, Madrid Lebih Gacor

Hal kontras terjadi saat Mbappe absen atau hanya turun sebagai pemain pengganti. Real Madrid justru tampil trengginas.

>>> Slovakia Jamu Montenegro di Laga Persahabatan, Kedua Tim Gagal ke Piala Dunia 2026

Di Liga Champions, mereka sukses menyapu bersih kemenangan melawan Benfica dan Manchester City.

Di La Liga, Madrid mencatatkan empat kemenangan beruntun atas Celta Vigo, Elche, Atletico Madrid, dan Espanyol.

Secara total, Madrid mencatatkan rasio kemenangan superior: tujuh dari delapan laga saat Mbappe tidak tampil sejak awal.

Di tengah krisis performa dan cedera otot ringan, Mbappe kembali menjadi sasaran kritik akibat kehidupan pribadinya. Perjalanan ke Italia bersama aktris Ester Expósito memicu kegaduhan.

Banyak pendukung mempertanyakan komitmen sang bintang. Pelatih Alvaro Arbeloa mengonfirmasi Mbappe telah mendapatkan izin resmi dari klub untuk bepergian.

Kini, fokus utama Mbappe adalah memulihkan kondisi fisiknya. Targetnya turun di laga El Clasico melawan Barcelona pada Minggu, 10 Mei 2026.

>>> Timnas Azerbaijan Hadapi Malta dalam Laga Persahabatan di Hongaria

Bagi Madrid, laga di markas Barcelona bukan sekadar gengsi. Kemenangan menjadi harga mati untuk menunda perayaan juara yang sudah di depan mata bagi kubu Blaugrana.