Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menyatukan layanan streaming FIFA+ secara eksklusif ke dalam platform global DAZN pada Jumat, 5 Juni 2026.

Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari pengembangan ekosistem digital menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.

>>> Macarthur Bulls Perpanjang Kontrak Luke Vickery hingga 2028

Integrasi gratis ini diproyeksikan mampu menjangkau ratusan juta penggemar olahraga melalui jaringan pemasaran global yang dimiliki oleh DAZN.

Melalui kemitraan yang diperluas sejak tahun lalu, DAZN memegang tanggung jawab penuh atas operasional FIFA+.

Platform ini akan menyiarkan sekitar 8.500 pertandingan langsung setiap tahun dari 100 asosiasi anggota FIFA di wilayah tertentu.

Penonton juga dapat mengakses siaran ulang pertandingan penuh, cuplikan, serta video bersejarah dari Piala Dunia terdahulu.

Untuk kalender kompetisi 2026, layanan mencakup Piala Dunia Wanita U-20 di Polandia, Piala Dunia Wanita U-17 di Maroko, Piala Dunia U-17 di Qatar, serta Piala Antarkontinental FIFA.

Kerja sama ini sekaligus memperkuat posisi DAZN sebagai pusat distribusi layanan streaming olahraga setelah sebelumnya menyiarkan konten dari FIBA, NHL, dan NFL.

Langkah ini memberikan FIFA akses terhadap data audiens dan alat keterlibatan milik DAZN guna meningkatkan kinerja konten.

DAZN juga akan menyertakan fitur interaktif seperti ruang obrolan langsung dan komunitas sosial FanZone untuk meningkatkan pengalaman penggemar.

Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafström mengatakan integrasi FIFA+ ke DAZN merupakan tonggak penting dalam ambisi membuat sepak bola benar-benar global dan dapat diakses.

>>> Polres Metro Jakarta Pusat Kerahkan 1.400 Personel Amankan Laga Timnas Indonesia vs Oman

Ia menambahkan bahwa setelah sukses berkolaborasi pada Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, mereka kini mengambil langkah berikutnya dalam membangun Rumah Global Sepak Bola.