Pasar Keuangan Domestik Tertekan, IHSG Anjlok 35,3% Sepanjang 2026
Pasar keuangan domestik masih menghadapi tekanan besar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah merosot sekitar 35,3% sejak awal tahun 2026 ke level 5.594,76.
>>> SCG Chemicals Lepas Saham TPIA Senilai Rp 20 Triliun
Tekanan juga terjadi di pasar keuangan secara lebih luas. Nilai tukar rupiah melemah ke kisaran Rp 18.000 per dolar AS.
Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata mengatakan kondisi saat ini berbeda dengan koreksi normal.
Investor tidak hanya menghadapi penurunan IHSG, tetapi juga pelemahan rupiah, meningkatnya sovereign risk premium Indonesia, serta ketidakpastian global terkait kebijakan tarif AS dan arah suku bunga The Fed.
"Dalam situasi seperti ini, fokus utama investor sebaiknya bukan mengejar return setinggi mungkin, melainkan menjaga kualitas portofolio, likuiditas, dan manajemen risiko," kata Liza kepada Kontan, Jumat (5/6/2026).
Strategi Investasi di Tengah Volatilitas
Untuk investor agresif, akumulasi bertahap pada saham blue chip yang sudah terkoreksi dalam masih menarik.
Emiten dengan fundamental kuat, neraca sehat, serta eksposur pendapatan berbasis dolar AS atau ekspor menjadi pilihan.
Investor moderat dapat mempertimbangkan portofolio seimbang antara saham dan fixed income.
Sementara investor konservatif, obligasi pemerintah maupun obligasi korporasi investment grade menawarkan imbal hasil kompetitif dengan volatilitas lebih rendah.
Obligasi pemerintah dan obligasi korporasi berkualitas baik saat ini berpotensi memberikan return sekitar 7%-10% per tahun.
Untuk investor moderat, kombinasi obligasi dan saham defensif berdividen tinggi berpotensi menghasilkan return sekitar 8%-12%.
>>> KPK Selidiki Dugaan Korupsi Notifikasi Perbankan BRI dan Telkom
Dalam kondisi pasar yang masih bergejolak, fixed income menjadi pilihan menarik dari sisi risk-adjusted return.
Update Terbaru
Dara The Virgin Targetkan Pertunangan dengan Awan Reyhan Tahun Ini
Jumat / 05-06-2026, 21:16 WIB
APVI Tolak Aturan Kemasan Polos karena Ancam Keberlanjutan UMKM
Jumat / 05-06-2026, 21:16 WIB
Eve Rilis Video Musik Spesial Lagu Pembuka Witch Hat Atelier
Jumat / 05-06-2026, 21:12 WIB
AFI: Koperasi Merah Putih Sulit Saingi Waralaba Jika Model Bisnis Lemah
Jumat / 05-06-2026, 21:12 WIB
Toyota Serahkan Tiga Kijang Innova Ambulans ke RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
Jumat / 05-06-2026, 21:11 WIB
OJK Bantah Potensi Bank Rush di Tengah Ketidakpastian Global
Jumat / 05-06-2026, 21:09 WIB
Kenali Tanda Balita Mogok Makan Akibat Gangguan Pencernaan
Jumat / 05-06-2026, 21:09 WIB
Vidio Siarkan Pertarungan Aman Koboi vs Sun Go Kong di Byon Madness 4
Jumat / 05-06-2026, 21:08 WIB
Ditjen Pajak Periksa 32 Perusahaan Sawit Terkait Dugaan Pidana
Jumat / 05-06-2026, 21:08 WIB
Keamanan dan Manfaat Sperma Masuk Kandungan saat Hamil 2 Bulan
Jumat / 05-06-2026, 21:08 WIB
Timnas Indonesia Kalahkan Oman 2-0 di SUGBK
Jumat / 05-06-2026, 21:08 WIB
SPKS Minta Pemerintah Tidak Naikkan Harga Minyakita karena Membebani Masyarakat
Jumat / 05-06-2026, 21:08 WIB
Cara Memunculkan Fitur DANA Cicil di Aplikasi DANA Terbaru
Jumat / 05-06-2026, 21:07 WIB
Indeks Perdagangan WTO Turun ke 101,7, Tanda Pertumbuhan Melambat
Jumat / 05-06-2026, 21:07 WIB






