BYD, perusahaan otomotif China yang kini mengungguli Tesla dalam penjualan global, tengah mengembangkan robot humanoid.

Wakil Presiden Eksekutif BYD, Li Ke, mengungkapkan bahwa robot tersebut akan berbagi teknologi dengan mobil-mobil BYD.

>>> Veda Ega Pratama Rebut Posisi Kedua Practice Moto3 Hongaria

Menurut Li Ke, robot humanoid BYD kemungkinan akan dijual melalui jaringan diler yang sudah ada, tidak hanya di China tetapi juga di pasar luar negeri.

Namun, BYD belum mengumumkan kapan robot tersebut siap dipasarkan atau bagaimana proses produksinya.

Salah satu kemungkinan adalah BYD akan mengembangkan robot melalui platform terbuka dengan bekerja sama perusahaan robotika yang sudah mapan.

Langkah ini dapat memangkas waktu pengembangan dengan mengandalkan pengalaman perusahaan lain di bidang tersebut.

Persaingan Robot Humanoid Makin Ketat

BYD bukan satu-satunya produsen mobil China yang terjun ke dunia robot humanoid. Tahun lalu, Chery memperkenalkan robot humanoid feminin bernama Mornine M1 yang dibuat oleh anak perusahaannya, AiMoga.

>>> Teknisi Bogor Bagikan Tips Merawat Baterai Motor Listrik

Robot Chery itu memiliki rambut pirang panjang dan mulai dijual bulan lalu dengan harga mulai 285.800 yuan atau sekitar Rp 640 juta.

Sementara itu, Tesla juga gencar mengembangkan robot humanoidnya sendiri.

Di China, puluhan perusahaan teknologi telah mengembangkan robot humanoid yang tampak lebih maju dibandingkan milik Tesla.

Awal tahun ini, lebih dari 100 robot humanoid dari berbagai perusahaan mengikuti lari setengah maraton di China.

Robot pemenang yang dibuat oleh produsen ponsel Honor menyelesaikan setengah maraton dalam waktu 50 menit 26 detik.

>>> Dua Polisi Tidur Berdekatan di California Masih Sering Lontarkan Mobil, 100 Video Terekam

Waktu itu hampir tujuh menit lebih cepat dari rekor setengah maraton manusia tercepat.