Legenda ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, memberikan pujian kepada pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Keduanya berhasil melaju ke babak semifinal Polytron Indonesia Open 2026.

Pertandingan perempat final yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) berlangsung dramatis.

>>> Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2026

Raymond/Joaquin menaklukkan pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 16-21, 24-22, 21-18.

Kevin yang menyaksikan langsung laga tersebut menilai duet binaan PB Djarum itu memiliki modal kuat.

Ia merujuk pada performa konsisten dan gelar juara Australian Open 2025 yang telah mereka raih.

"Pastinya mereka punya potensi untuk bisa naik ke atas," kata Kevin kepada awak media.

Mantan peringkat satu dunia selama 259 pekan bersama Marcus Fernaldi Gideon ini menambahkan bahwa rekam jejak Raymond/Joaquin sudah membuktikan kapasitas bersaing.

"Sudah dibuktikan juga dengan juara di salah satu turnamen. Terus cukup sering masuk semifinal dan lain sebagainya.

Potensi itu ada," sambung Kevin.

Ia juga menekankan pentingnya proses pengembangan diri. "Sekarang tinggal bagaimana mereka mengembangkan terus untuk semakin naik ke atas dan bisa juara," jelas Kevin.

>>> OJK Sahkan Pendirian DPLK Sinarmas Asset Management, Targetkan Pekerja Informal

Jangan Terjebak Julukan The Next Minions

Raymond/Joaquin kerap dijuluki The Next Minions karena gaya main enerjik. Namun, Kevin berpendapat mereka tidak perlu terjebak bayang-bayang masa lalu.

"Menurut saya lebih baik jadi diri mereka sendiri lah. Setiap pemain memiliki karakter masing-masing.

Punya kelebihan dan kekurangan. Tidak perlu menjadi orang lain," ujar Kevin.

Kevin melihat kelebihan utama Raymond/Joaquin terletak pada keberanian dan semangat juang. "Saya melihat kelebihan Raymond/Joaquin adalah sisi keberaniannya.

Semangat juang mereka juga bagus," imbuhnya.

Di babak semifinal, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Laga ini memastikan All-Indonesian semifinal sekaligus mengamankan satu tiket final.

Pertemuan ini membuka peluang besar mengakhiri puasa gelar ganda putra di Indonesia Open. Terakhir kali gelar diraih Kevin/Marcus pada 2021.

>>> Hizbullah Serang Pasukan Israel di Lebanon Selatan dengan Rudal Presisi

"Harapan saya pastinya bisa ada juara lagi lah dari Indonesia," tandas Kevin.