Wuling Motors bersiap menaikkan harga jual SUV elektrifikasi Eksion di Indonesia. Langkah ini diambil setelah angka pemesanan mendekati target kuota awal sebanyak 2.000 unit.

Hingga Jumat (5/6/2026), pemesanan Eksion telah mencapai 1.500 unit sejak peluncuran pada April 2026.

>>> Istana Bantah Isu Pemberhentian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Artinya, slot harga khusus early bird kini hanya tersisa untuk 500 konsumen terakhir.

Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, mengonfirmasi situasi tersebut di Yogyakarta.

"SPK Wuling Eksion sudah 1.500 unit, jadi masih ada beberapa lagi untuk yang mau menikmati early bird dan early package," ujarnya.

Pihak manajemen masih merahasiakan besaran kenaikan harga yang akan diterapkan. Skema penyesuaian baru akan diumumkan setelah kuota terpenuhi.

>>> Timnas Oman Waspadai Kekuatan Fisik Skuad Indonesia di GBK

"Perbedaan harganya nanti ada, itu akan kita infokan pas SPK-nya di angka 2.000 ya," kata Brian Gomgom.

Meski demikian, beredar proyeksi bahwa harga Eksion akan naik sekitar Rp10 juta dari banderol awal.

Jika akurat, varian termurah yang saat ini Rp389 juta OTR Jakarta akan menjadi Rp399 juta.

Brian Gomgom menanggapi, "Ada informasi naiknya segitu (Rp10 juta), tetapi nanti besarannya akan kami informasikan setelah SPK menyentuh 2.000 unit."

>>> Indonesia Coffee Expo 2026 Surabaya Catat Transaksi Rp 3 Miliar

Data internal menunjukkan varian EV mendominasi permintaan dibandingkan PHEV. Penyerapan pasar terpusat di kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar.