Viral Seruan Boikot Produk Sarwendah Usai Polemik Nafkah Rp200 Juta, Berawal dari Ucapan Saat Live Shopping
Viral Seruan Boikot Produk Sarwendah Usai Polemik Nafkah Rp200 Juta, Berawal dari Ucapan Saat Live Shopping
Perbincangan mengenai hubungan pasca-perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian warganet tertuju pada pernyataan Sarwendah saat melakukan siaran langsung penjualan produk yang kemudian memicu gelombang kritik di media sosial.
Kontroversi tersebut bermula ketika Sarwendah membahas soal nafkah bulanan untuk anak-anaknya yang disebut mencapai Rp200 juta. Dalam sesi live shopping bersama Giorgio Antonio, ia melontarkan komentar yang dianggap meremehkan nominal tersebut.
"Rp200 juta itu berapa kali live sih, oh my god. Rp200 juta apa sih, berapa sih Rp200 juta," ucapnya dalam potongan video yang kemudian beredar luas di berbagai platform.
Ucapan itu segera memancing reaksi publik. Banyak pengguna media sosial menilai pernyataan tersebut tidak sensitif, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi perhatian banyak keluarga.
>>> Pameran Indonesia Coffee Expo 2026 Surabaya Raup Transaksi Rp3 Miliar
Ucapan Lain yang Memicu Kecaman
Kontroversi tidak berhenti pada pembahasan nominal nafkah. Dalam siaran yang sama, Sarwendah juga melontarkan sejumlah kalimat yang dianggap menyerang secara personal.
Beberapa potongan pernyataan yang ramai diperbincangkan di antaranya:
- "Enggak lah mengharapkan laki-laki apalagi cong."
- "Dahulu gue juga enggak bisa bedain antara laki-laki sama cong. Sekarang gue udah bisa bedain laki-laki sama cong."
- "Gue juga enggak butuh duit elo, anj***!"
Cuplikan video tersebut kemudian menyebar cepat dan menjadi bahan perdebatan di TikTok, Instagram, hingga platform X.
Ajakan Boikot Muncul di Media Sosial
Tak lama setelah video itu viral, sejumlah pengguna media sosial mulai menyerukan boikot terhadap produk dan bisnis yang berkaitan dengan Sarwendah.
Update Terbaru
Kadek Seina Maputra Juara Starbucks Barista Championship 2026, Siap Wakili Indonesia di Asia Pasifik
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Tersangka Ledakkan Petasan di Depan Gedung Federal New York, Tiga Terluka
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Konflik AS-Iran di Hormuz: Peluang bagi Rusia dan China di Asia Tenggara
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Milania Giudice Tari Bareng Adik yang Laporkan ke Polisi
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Kuda Pacu Adan Banuelos Kaget Tahu Bella Hadid Single
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Dustin Poirier: Bud Langsung Putus Kontrak Usai Penangkapan
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Ibu Nolan Wells Ajukan Permohonan Hukum untuk Tuntut Kematian Putranya
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB
Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Suka Unggahan Kritik FIFA soal Argentina
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB
Hyolyn Kembali ke Cinta Pertama: Era Diva yang Menginspirasinya
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB
Ford, Google, dan BlackRock Bersatu Atasi Krisis Tenaga Kerja Terampil AS
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB
Pramono: Jumlah Truk Sampah ke Bantargebang Berkurang
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB
PBB Ungkap Online Scam Bikin Asia Pasifik Rugi Rp2.041,7 T
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB
Presiden CONMEBOL: Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim
Rabu / 22-07-2026, 05:21 WIB







