Sony Santa Monica mengejutkan dunia gaming dengan mengumumkan ekspansi terbaru dari semesta God of War. Fokus utama kali ini akan menyoroti sosok misterius Laufey sang Adil atau Faye.

Kehadiran game bertajuk God of War: Laufey di konsol PlayStation 5 menjadi evolusi besar dalam waralaba ini.

>>> Developer S&Game Mundurkan Jadwal Rilis Phantom Blade Zero ke Oktober 2026

Judul baru tersebut menjanjikan perspektif segar yang belum pernah dieksplorasi dalam seri sebelumnya.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah seri utama, pemain tidak akan mengendalikan karakter Kratos. Peran protagonis utama tunggal sepenuhnya dialihkan kepada Faye, istri Kratos sekaligus ibu dari Atreus.

Langkah berani ini diambil demi mengeksplorasi kekuatan serta latar belakang Faye sebagai pejuang raksasa atau Jötunn legendaris.

Narasi tersebut akan memberikan dimensi baru pada kisah keluarga God of War.

Alur cerita dimulai tepat setelah jasad Faye dibakar pada awal game God of War rilisan tahun 2018.

Faye tidak menghilang, melainkan terbangun di sebuah dimensi pascakematian misterius bernama The Everywhen.

Tempat tersebut digambarkan sebagai titik temu dari berbagai mitologi. Di dimensi ini, para dewa yang telah gugur atau terlupakan saling bertarung demi mempertahankan kekuasaan abadi mereka.

Ekspansi Lintas Mitologi dan Mekanik Baru

Perjalanan Faye di The Everywhen secara resmi membawa pemain keluar dari batas mitologi Norse. Faye dipastikan bakal berhadapan dengan entitas kuat dari kebudayaan lain yang lintas dimensi.

Dua nama besar dewa yang telah dikonfirmasi muncul adalah Sekhmet, dewi kehancuran dari Mesir. Selain itu, ada pula Begtse yang merupakan dewa perang dari mitologi Mongolia.

>>> Desainer Splinter Cell Chaos Theory Tolak Buat Game Stealth Lagi