Desainer Splinter Cell Chaos Theory Tolak Buat Game Stealth Lagi
Masa depan seri game stealth legendaris Splinter Cell dipastikan berjalan tanpa kehadiran salah satu perancang utamanya.
Desainer Splinter Cell Chaos Theory, Clint Hocking, menyatakan bahwa dirinya tidak akan membuat game baru bertemakan stealth lagi di masa mendatang.
>>> Ubisoft Buka Lowongan Massal untuk Percepat Pengembangan The Division 3
Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara eksklusif bersama FRVR, seperti dikutip dari Gamebrott.
Karyawan veteran Ubisoft ini membeberkan alasan di balik keputusan besarnya untuk meninggalkan genre yang telah membesarkan namanya.
Hocking mengungkapkan bahwa dirinya sudah merasa sangat puas dengan pencapaian melalui seri Splinter Cell Chaos Theory.
Menurutnya, seri tersebut merupakan karya terbaiknya yang kemungkinan besar tidak akan bisa ia ulangi kembali.
Selain faktor kepuasan emosional, Hocking mengakui bahwa waralaba game tersebut telah mengalami banyak transformasi arah kreatif.
Perubahan signifikan itu terjadi setelah pertama kali ia memutuskan hengkang dari Ubisoft.
Hocking juga menjelaskan bahwa waralaba game stealth tersebut telah menyita banyak waktu dan energi dalam hidupnya.
Proses pengembangan proyek game itu tercatat menghabiskan waktu hingga lebih dari 14 jam lamanya.
>>> Kode Redeem Fish It Roblox Juni 2026: Klaim Hadiah Gratis
Bagi Hocking, seri tersebut kini bukan lagi milik pribadinya secara eksklusif.
Ia menambahkan bahwa waralaba tersebut merupakan milik semua orang dan seluruh tim kreatif yang terlibat dalam proses pembuatannya.
Mendirikan Studio Baru dan Absen dari Proyek Remake
Meskipun Ubisoft saat ini sedang menggarap proyek remake untuk Splinter Cell, Hocking memastikan diri tidak akan tergabung dalam tim pembuatannya.
Keputusan ini diambil di tengah maraknya gelombang PHK yang baru-baru ini melanda internal Ubisoft.
Walaupun memilih untuk tidak terlibat, Hocking tetap memberikan dukungan moral.
Mantan desainer Far Cry 2 dan Watch Dogs Legion ini mendoakan yang terbaik demi kesuksesan proyek game remake tersebut.
Setelah merampungkan tugas terakhirnya dalam pengembangan Assassin's Creed Hexe, Hocking memutuskan meninggalkan Ubisoft untuk kedua kalinya.
>>> Klaim Kode Redeem Blox Fruits Mei 2026 untuk EXP Dua Kali Lipat
Saat ini, ia memilih fokus mendirikan studio game baru bernama Build Machine Games.
Update Terbaru
Jetour Luncurkan T1 Varian Mesin Bensin dengan Harga Promo Rp 388 Juta
Jumat / 05-06-2026, 16:28 WIB
ASIC Selidiki Tiga Mitra KPMG Australia Terkait Kebocoran Data
Jumat / 05-06-2026, 16:28 WIB
Jetour T1 Varian Bensin Resmi Meluncur dengan Harga Promo Rp 388 Juta
Jumat / 05-06-2026, 16:27 WIB
Minum Kopi Secukupnya Bantu Jaga Kesehatan Jantung dan Otak
Jumat / 05-06-2026, 16:27 WIB
OJK: Rasio Klaim Asuransi Kesehatan Terjaga di Level 57,78%
Jumat / 05-06-2026, 16:27 WIB
Pemerintah Jamin Stok Pupuk Nasional Aman di Tengah Krisis Global
Jumat / 05-06-2026, 16:24 WIB
John Herdman Siapkan Timnas Indonesia Hadapi Oman dan Mozambik
Jumat / 05-06-2026, 16:24 WIB
OJK Catat Pembiayaan Pergadaian Tumbuh Capai Rp157 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 16:24 WIB
Taylor Swift Kembali ke Country di Lagu Tema Toy Story 5
Jumat / 05-06-2026, 16:22 WIB
Jacob Roulstone Gantikan Mario Aji di Moto2 GP Hongaria
Jumat / 05-06-2026, 16:22 WIB
Industri Reksa Dana Tumbuh 1,55% di Tengah Tekanan Pasar Saham
Jumat / 05-06-2026, 16:21 WIB
HokBen Beri Promo Gratis Ramen dan Fried Chicken Sepanjang Juni 2026
Jumat / 05-06-2026, 16:21 WIB
Proyek Heavy Armored High School Girls Karya Illustrator Neco Dapatkan Adaptasi Anime pada 2027
Jumat / 05-06-2026, 16:21 WIB
4 Jenis Makanan dan Minuman yang Diam-Diam Bikin Gula Darah Melonjak
Jumat / 05-06-2026, 16:20 WIB






