Masa depan Vinicius Junior di Real Madrid masih belum jelas menjelang bursa transfer musim panas.

Negosiasi kontrak baru pemain asal Brasil itu berjalan alot di tengah upaya klub membenahi skuad.

>>> PSS Sleman Incar Winger Uganda Melvyn Lorenzen untuk Liga 2026/2027

Jika pembicaraan gagal, Madrid berisiko kehilangan Vinicius secara gratis pada musim panas tahun depan. Atau, klub terpaksa melepasnya dengan harga lebih rendah musim ini.

Selama setahun terakhir, pembicaraan kontrak antara kedua pihak berjalan di tempat. Perwakilan Vinicius meminta struktur gaji yang setara dengan Kylian Mbappe.

Di sisi lain, Vinicius secara terbuka berkali-kali menyatakan ingin bertahan lama di Santiago Bernabeu. Di dalam ruang ganti, ia disebut mendapat dukungan lebih besar dibanding Mbappe.

Situasi Kompleks di Balik Layar

RadioMarca mengungkap situasi yang lebih kompleks di balik layar. Vinicius tidak sepenuhnya seoptimistis pernyataan publiknya dan mulai jenuh dengan sejumlah dinamika internal klub.

Masalahnya bukan sekadar gaji. Vinicius dikabarkan menginginkan perubahan dalam lingkungan kerja sebelum bersedia menandatangani kontrak jangka panjang.

>>> Alvaro Arbeloa Soroti Komitmen Pemain Real Madrid

Satu di antara poin krusial adalah sosok pelatih berikutnya. Vinicius berharap ada hubungan kerja yang lebih sehat dengan pelatih baru.

Ia bahkan menggambarkan relasinya dengan mantan pelatih Xabi Alonso sebagai "toksik" dalam pembicaraan internal.

Pada momen tertentu, Vinicius sempat meragukan apakah ia harus tetap bertahan di Madrid. Namun, skenario kepergian dalam waktu dekat masih belum menjadi opsi utama.

Di Madrid mulai berkembang pandangan bahwa kombinasi Vinicius dan Mbappe belum memberikan keseimbangan yang diharapkan di lapangan.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, disebut mungkin memilih mempertahankan keduanya satu musim lagi untuk melihat efektivitas duet tersebut sebelum mengambil keputusan besar.

>>> Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Empat Klasemen Moto3 2026

Proses negosiasi kontrak Vinicius diyakini akan menjadi indikator penting arah kebijakan klub terhadapnya dalam waktu dekat.