Telkom Bangun Pusat Data Kedua di Batam, Target Kapasitas 100 MW
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. melanjutkan ekspansi infrastruktur digital regional dengan membangun gedung pusat data kedua di Batam, yang diberi nama BTM-2.
Langkah ini diambil setelah seluruh kapasitas gedung pertama (BTM-1) habis terserap oleh mitra global. Fasilitas BTM-1 sendiri dijadwalkan siap beroperasi pada tahun ini.
>>> Tio Pakusadewo Dirawat di Rumah Sakit, Ini Biodata dan Perjalanan Karier Aktor Senior Indonesia
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyatakan bahwa pencapaian ini memperkuat posisi TelkomGroup dalam transformasi menuju perusahaan infrastruktur digital.
"Seiring meningkatnya kebutuhan cloud, AI, dan layanan digital di Asia Tenggara, infrastruktur digital akan menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital masa depan," ujar Seno.
Menurut Seno, Batam memiliki posisi strategis sebagai gerbang konektivitas digital Indonesia yang menghubungkan pasar domestik dengan ekosistem digital regional.
Tingginya permintaan terhadap BTM-1 menjadi sinyal positif untuk pengembangan BTM-2.
Bisnis pusat data Telkom tercatat menyumbang pendapatan sebesar Rp399 miliar pada kuartal I/2026. Pengembangan BTM-2 diharapkan memacu pertumbuhan lebih lanjut.
Dukung Investasi Global dan Kapasitas Besar
CEO NeutraDC Group, Andreuw Th. A.
>>> Jakarta Fair Kemayoran 2026 Hadirkan Lintas Musisi dan Pameran Terbesar
F, menilai keberhasilan mengamankan mitra strategis global menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam mempercepat pengembangan ekosistem pusat data berstandar global di Indonesia.
Gorilla Technology, perusahaan global yang berkantor pusat di London, Inggris, menjadi salah satu mitra strategis yang telah mengamankan kapasitas di BTM-1 untuk menyediakan solusi kecerdasan buatan (AI), keamanan, dan analitik data.
CEO NeutraDC Nxera Batam, Indrama YM Purba, menambahkan bahwa kawasan SIJORI memiliki kebutuhan kapasitas data center yang sangat besar.
Hal ini didukung oleh konektivitas internasional yang kuat, kedekatan geografis dengan pusat ekonomi regional, serta lingkungan investasi yang kondusif.
Secara keseluruhan, pengembangan pusat data NeutraDC Nxera Batam dirancang dengan target kapasitas hingga 100 MW.
>>> Bank Indonesia Dukung Pengesahan Revisi UU PPSK oleh DPR
Proyek ini mengedepankan prinsip keberlanjutan dan efisiensi operasional melalui penerapan teknologi hemat energi serta tata kelola berstandar global.
Update Terbaru
Kredit Bank BUMN Jadi Motor Pertumbuhan Perbankan Nasional April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:41 WIB
Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat di Tengah Pelemahan Rupiah
Jumat / 05-06-2026, 15:41 WIB
Festival Kampung Dongeng Serentak di 57 Kota, Hidupkan Literasi Tutur
Jumat / 05-06-2026, 15:41 WIB
Sarwendah Bantah Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak-anak
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
OJK Panggil Pemegang Saham KoinWorks Terkait Dugaan Korupsi Kredit
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.202 Triliun per April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
Auto2000 Ramal Bisnis Mobil Bekas Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
4 Jenis Telur Ikan Populer dan Karakteristik Uniknya
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
Kurs Rupiah 5 Juni 2026 Menguat Tipis ke Rp 18.036 per Dolar AS
Jumat / 05-06-2026, 15:37 WIB
OJK Catat Premi Asuransi Komersial Turun Tipis Jadi Rp116 Triliun per April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:37 WIB
Toprak Razgatlioglu Siap Uji Coba Sirkuit Balaton Park dengan Motor MotoGP
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB
SpaceX Blokir Akses Dokumen IPO di China dan Hong Kong
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB
Jadwal Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB
Kunjungan Wisatawan ke Kota Cirebon Turun pada April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB






