Investor asing kembali melepas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di Bursa Efek Indonesia.

Pada perdagangan sesi I Jumat (5/6/2026), tercatat jual bersih mencapai Rp 734,3 miliar.

>>> Investor Lepas Surat Utang Negara Akibat Rupiah Melemah Tajam

Volume pelepasan saham oleh institusi asing mencapai 140,7 juta lembar.

Aksi jual ini mendorong harga saham BBCA turun 5,5 persen ke level Rp 5.125 per saham.

Penurunan tersebut memperpanjang tren negatif saham BBCA. Dalam sebulan terakhir, saham emiten perbankan swasta terbesar ini sudah merosot 13,1 persen.

Secara year to date, akumulasi penurunan nilai saham BBCA mencapai 36,5 persen.

>>> Promo Indomaret Weekend 4-7 Juni 2026: Diskon Minyak Goreng, Kecap, dan Mi Instan

Volume perdagangan harian saham BBCA tercatat 334,3 juta saham dengan frekuensi 56,5 ribu kali dan nilai transaksi Rp 1,743 triliun.

Aksi jual asing pada Jumat merupakan kelanjutan dari hari sebelumnya. Pada Kamis (4/6/2026), net sell investor asing terhadap BBCA tercatat Rp 463,6 miliar.

Proyeksi Analis

CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan target harga terdekat saham BBCA berada di kisaran Rp 5.583 hingga Rp 5.742.

>>> NIM Perbankan Nasional Terus Menyusut, Industri Didorong Optimalkan Pendapatan Transaksi

Analisis teknikal juga menunjukkan area support kritis pada rentang Rp 5.142 sampai Rp 5.283.