Langkah tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, terhenti pada babak perempat final turnamen bulu tangkis Polytron Indonesia Open 2026.

Pebulu tangkis tuan rumah tersebut dipaksa mengakui keunggulan wakil China, Chen Yu Fei, dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan pada Jumat (5/6/2026).

>>> Auto2000 Fokus Kembangkan Layanan Purnajual di Tengah Tekanan Pasar

Putri Kusuma Wardani menelan kekalahan lewat permainan dua gim langsung dengan skor akhir 13-21 dan 20-22.

Persaingan sengit langsung tersaji sejak awal gim pertama.

Putri sempat mengimbangi ritme permainan Chen Yu Fei yang merupakan pemain peringkat empat dunia melalui variasi pukulan silang yang tajam.

Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga kedudukan sempat imbang 8-8. Namun, Chen Yu Fei berhasil meraih tiga angka beruntun untuk mengamankan interval gim pertama dengan keunggulan 11-8.

Putri dinilai kurang sabar dalam meladeni reli-reli panjang yang diterapkan lawannya. Tunggal putri Indonesia tersebut cenderung terburu-buru melakukan serangan yang justru membuatnya melakukan kesalahan sendiri.

Akurasi pukulan Putri juga kerap melebar keluar lapangan.

Sebaliknya, Chen Yu Fei yang memegang medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tampil lebih tenang dan sabar meladeni permainan dengan pukulan lob.

Poin demi poin didapatkan lawan karena kesalahan dari Putri sendiri, bukan dari skema serangan yang dibangun. Chen Yu Fei akhirnya sukses menutup gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-13.

Ketenangan yang ditunjukkan Chen Yu Fei di lapangan memperlihatkan pengaruh besar dari jam terbang yang dimilikinya dalam menghadapi partai-partai krusial.

Memasuki gim kedua, Putri mencoba bangkit dan langsung memimpin dengan skor 3-1. Pemain Indonesia tersebut berusaha mengubah pola permainan dengan tampil lebih sabar dan efektif.