Kekhawatiran dari Ekonom

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai perluasan mandat BI harus dihadapi dengan hati-hati.

Penciptaan lapangan kerja bukan instrumen langsung bank sentral, melainkan lebih ditentukan oleh investasi, pendidikan, dan kebijakan fiskal.

Josua mengingatkan risiko mandat yang terlalu luas dapat mengaburkan fokus BI pada stabilitas harga dan keuangan.

Hal ini juga membuka ruang pengaruh politik yang lebih besar jika tidak diimbangi batas hukum yang jelas.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurrahman menambahkan independensi BI menjadi jangkar utama kepercayaan investor di tengah tekanan rupiah.

Jika mandat terlalu melebar, risiko tekanan terhadap rupiah dan arus modal dapat meningkat.

>>> Saham Chandra Asri Pacific Merosot 4,36 Persen Usai Melonjak

Meski demikian, koordinasi kebijakan moneter dan sektor riil tetap penting. Namun, mandat pertumbuhan tidak boleh mengurangi fokus utama BI dalam menjaga stabilitas inflasi dan nilai tukar.