BPOM dan Kemenkes Gelar Forum Bahas Ancaman Gula Tersembunyi
Konsumsi gula berlebih menjadi salah satu pemicu utama lonjakan berat badan.
Kondisi ini juga meningkatkan risiko gangguan metabolisme, seperti diabetes mellitus yang kini semakin banyak menyerang kelompok usia muda.
>>> Saham Chandra Asri Pacific Merosot 4,36 Persen Usai Melonjak
Masyarakat sering kali tidak menyadari keberadaan pemanis buatan dalam produk makanan dan minuman. Zat tersebut kerap tersembunyi dalam berbagai bentuk dan istilah asing pada label kemasan.
Upaya edukasi tentang pembatasan pemanis sebenarnya sudah sering dilakukan.
Namun, sebagian besar orang belum memahami variasi penamaan produk, arti klaim tertentu, hingga cara membaca informasi nilai gizi dengan tepat.
Kurangnya literasi ini membuat sumber kalori sering luput dari perhitungan harian konsumen. Akibatnya, pengendalian berat badan dan upaya menjaga kebugaran tubuh tidak berjalan optimal.
Asupan pemanis yang tidak terdeteksi dianalogikan seperti ketidaksetiaan saat menjalani program diet. Mengonsumsi makanan manis sebenarnya diperbolehkan, asalkan konsumen memahami batasan dan mengimbanginya dengan aktivitas fisik teratur.
Menyikapi fenomena ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pelaku industri, dan detikcom menyelenggarakan diskusi panel.
Acara bertajuk Leader's Forum 'Jebakan 'Hidden Sugar' Ada di Mana-mana, Diam-diam Bikin Gendut' dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.
Agenda ini bertujuan membangun sikap kritis publik dalam memilah produk konsumsi demi kesehatan jangka panjang.
Fokus Pembahasan Forum
Pertemuan ilmiah ini memfokuskan pembahasan pada urgensi literasi membaca label kemasan. Para pakar juga mengupas tuntas arti istilah pemasaran seperti less sugar, low sugar, dan no sugar.
Strategi pengaturan pola makan menjadi materi krusial yang dibedah. Pemilihan bahan pangan dengan indeks glikemik rendah dipaparkan sebagai solusi efektif untuk mengontrol stabilitas kadar gula darah.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Benar: Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka?
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB







