AS Akui Ancaman Drone Jadi Risiko Keamanan Terbesar Jelang Piala Dunia 2026
Pemerintah Amerika Serikat mengakui bahwa aktivitas drone ilegal menjadi salah satu ancaman keamanan paling krusial menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 11 Juni mendatang.
Kekhawatiran ini mendorong otoritas menyalurkan anggaran sebesar US$ 250 juta yang digulirkan sejak Desember lalu.
>>> Daihatsu Jual 12.531 Unit Mobil pada Mei 2026, Tumbuh 25%
Dana hibah ini dialokasikan khusus untuk membantu seluruh kota tuan rumah meningkatkan sistem proteksi terhadap potensi gangguan pesawat tanpa awak.
Sebanyak 11 negara bagian yang menjadi lokasi pertandingan, termasuk Washington, D. C.
, memperoleh pembagian dana tersebut melalui Federal Emergency Management Agency (FEMA). Fasilitas finansial ini dimanfaatkan untuk mematangkan teknologi deteksi, pelacakan, serta penindakan terhadap drone tak berizin.
Kekhawatiran Menteri Keamanan Dalam Negeri
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Markwayne Mullin, mengonfirmasi bahwa teknologi drone memicu tantangan yang sangat besar bagi seluruh jajaran personel pengamanan di lapangan.
"Drone adalah perhatian terbesar saya.
Setiap hari kami terus meningkatkan kemampuan, tetapi ini tetap menjadi perhatian besar bagi kami," ujar Mullin dalam rapat dengar pendapat di hadapan Komite Keamanan Dalam Negeri DPR AS.
Langkah preventif juga ditempuh oleh Federal Aviation Administration (FAA) dengan memberlakukan pemblokiran ruang udara secara ketat di sekeliling area stadion utama selama kompetisi berlangsung.
Pada hari pelaksanaan laga, segala bentuk pengoperasian pesawat maupun drone dilarang keras melintas dalam radius 3,5 mil atau sekitar 5,6 kilometer dari perimeter stadion.
Aturan pembatasan ini berlaku mutlak pada batas ketinggian di bawah 3.000 kaki.
California Dapatkan Alokasi Terbesar
Negara bagian California tercatat memperoleh suntikan dana pengamanan paling tinggi, dengan nilai menembus hampir US$ 34,6 juta.
Update Terbaru
Putri Kusuma Wardani Tersingkir dari Polytron Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 11:32 WIB
Auto2000 Fokus Kembangkan Layanan Purnajual di Tengah Tekanan Pasar
Jumat / 05-06-2026, 11:31 WIB
Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Ratu dan Pemimpin Anggun
Jumat / 05-06-2026, 11:29 WIB
Adegan Drama Vintage Viral Usai Kekurangan Surat Suara di Pemilu Lokal Korea
Jumat / 05-06-2026, 11:28 WIB
Anime Classroom of the Elite Season 4 Episode 9 Segera Tayang, Ujian Bertahan Hidup Dimulai
Jumat / 05-06-2026, 11:28 WIB
Telkom Indonesia Siap Buyback Saham Rp 4 Triliun, Tunggu Restu RUPS
Jumat / 05-06-2026, 11:28 WIB
Penjualan Sukuk Tabungan ST016 Tembus Rp22,62 Triliun, Tertinggi Sepanjang 2026
Jumat / 05-06-2026, 11:28 WIB
5 Cara Menabung Dolar untuk Jangka Panjang, Diversifikasi Aset yang Efektif
Jumat / 05-06-2026, 11:28 WIB
Harga Emas Dunia Melemah akibat Ketegangan Geopolitik Timur Tengah
Jumat / 05-06-2026, 11:27 WIB
Kementerian ESDM Teken Kontrak Listrik Desa Tahap I Rp4 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 11:27 WIB
Kode Redeem AFK Journey Mei 2026: Klaim Diamond Gratis
Jumat / 05-06-2026, 11:26 WIB
Sering Dianggap Menyebalkan, 2 Kebiasaan Ini Tanda Orang Cerdas
Jumat / 05-06-2026, 11:24 WIB
Knicks vs Spurs di NBA Finals 2026, Duel Bintang Muda dan Pengalaman
Jumat / 05-06-2026, 11:24 WIB
Kunjungan Wisatawan Eropa ke Sumatera Utara Melonjak pada April 2026
Jumat / 05-06-2026, 11:24 WIB






