Pengoperasian lini baru ini menjadi indikator kemandirian industri farmasi dalam negeri dalam menghasilkan produk sediaan steril berkualitas global.

Upaya tersebut sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada produk farmasi impor.

Lee Yan Gwan menegaskan bahwa kehadiran fasilitas tersebut membuktikan industri farmasi nasional mampu memproduksi sediaan injeksi steril berstandar global secara mandiri.

Selain meresmikan Lini 3, PYFA tengah melanjutkan ekspansi dengan membangun Lini 4 dan Lini 5 yang saat ini sudah dalam tahap pengerjaan fisik.

Kedua lini tambahan akan difokuskan pada portofolio produk sediaan farmasi tertentu yang berbeda.

Lee Yan Gwan menyatakan bahwa seluruh langkah ekspansi dan investasi akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian serta mematuhi ketentuan regulator untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

>>> Masjid Nabawi Pasang 117.000 Meter Persegi Marmer Thassos untuk Turunkan Suhu

Ekspansi kapasitas produksi injeksi ini diharapkan memperkuat posisi PYFA sebagai salah satu produsen obat steril nasional dan mendukung agenda kemandirian farmasi Indonesia.