PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melalui anak usahanya, PT Ethica Industri Farmasi, meresmikan fasilitas produksi Injeksi Steril Lini 3 dan gudang baru di Cikarang pada Kamis (4/6/2026).

Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas manufaktur obat steril nasional dan mendongkrak kapasitas produksi perusahaan hingga tiga kali lipat.

>>> Anak Digital Native: Cepat Adaptasi Teknologi tapi Belum Kritis

Pembangunan fasilitas Lini 3 telah dimulai sejak tahun 2024 dan diselesaikan dalam waktu sekitar 1,5 tahun.

Proyek ini untuk memenuhi lonjakan permintaan obat injeksi steril di dalam negeri, khususnya bagi rumah sakit dan program kesehatan pemerintah.

Acara peresmian dihadiri perwakilan BPOM, Kementerian Kesehatan, GPFI, serta jajaran direksi PYFA.

Fasilitas baru ini diproyeksikan memenuhi kebutuhan jangka panjang mitra CDMO dan mengantisipasi pertumbuhan ekosistem JKN.

Saat ini, sekitar 97 persen total produksi Ethica adalah obat injeksi steril generik yang didistribusikan untuk masyarakat Indonesia, mayoritas melalui BPJS Kesehatan.

Peningkatan kapasitas ini dirancang mengikuti standar regulasi internasional yang ketat.

Direktur Pyridam Farma Lee Yan Gwan mengatakan fasilitas baru ini dirancang melipatgandakan kapasitas produksi hingga tiga kali lipat dibandingkan lini 1 dan 2, dengan mengacu pada standar CPOB, EU GMP, dan TGA Australia.

Penambahan infrastruktur ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar.

>>> Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan

Skalabilitas yang lebih besar menjadi keunggulan utama dalam menyerap permintaan dari pasar domestik maupun mitra strategis.

Lee Yan Gwan menambahkan bahwa kehadiran Lini 3 memberikan volume produksi yang jauh lebih besar, sehingga memungkinkan menjangkau pasar yang lebih luas dan menyerap lebih banyak permintaan mitra CDMO.