IHSG 5 Juni 2026 Diprediksi Melemah ke Rentang 5.395-5.412
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026.
Pada Kamis, 4 Juni 2026, IHSG ditutup melemah 1,70% atau turun 101,28 poin ke level 5.839,78 berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI).
>>> John Herdman Pulangkan Marc Klok Jelang FIFA Matchday Juni 2026
Sebanyak 106 saham menguat, 623 saham melemah, dan 85 saham stagnan, dengan kapitalisasi pasar Rp10.284,95 triliun.
Tim riset MNC Sekuritas menyebutkan bahwa pergerakan IHSG masih dikuasai tekanan jual dan telah memasuki area koreksi yang diprediksi sebelumnya.
Analisis teknikal menunjukkan skenario merah tengah berlangsung, memosisikan indeks dalam bagian wave (v) dari wave [v] dari wave 5.
"IHSG masih rawan melanjutkan downtrend ke rentang 5.395-5.412 sekaligus menutup area gap dan MA200 monthly," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Meski demikian, dalam jangka pendek terdapat peluang penguatan terbatas menuju rentang 5.852-5.881.
Support IHSG saat ini berada di level 5.735 dan 5.381, sementara resisten di 6.215 dan 6.588.
Rekomendasi Saham MNC Sekuritas
MNC Sekuritas memberikan beberapa rekomendasi saham yang dapat dicermati pelaku pasar pada perdagangan hari ini.
>>> Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces: Strategi Hadapi Tantangan
ADMR direkomendasikan Buy on Weakness setelah menguat 5,7% ke Rp1.380 dengan volume pembelian meningkat.
Posisi ADMR diperkirakan berada pada bagian wave (v) dari wave [c] dari wave A, dengan panduan Buy on Weakness di Rp1.120-Rp1.230, target harga Rp1.575 dan Rp1.720, serta stoploss di bawah Rp1.065.
MAPI direkomendasikan Trading Buy setelah naik tipis 0,33% ke Rp1.500 dengan pergerakan cenderung sideways.
Saham MAPI diperkirakan berada di bagian akhir wave v dari wave (a) dari wave [iii], dengan area Trading Buy Rp1.485-Rp1.495, target Rp1.515 dan Rp1.540, serta stoploss di bawah Rp1.470.
MDKA direkomendasikan Buy on Weakness setelah melonjak 7,33% ke Rp2.490, disertai volume pembelian tinggi.
Posisi MDKA diproyeksikan berada pada bagian wave (v) dari wave [c] dari wave A.
RAJA direkomendasikan Buy on Weakness setelah terkoreksi 2,42% ke Rp3.230 akibat tekanan jual yang masih dominan.
>>> Saham UNVR Menguat Usai Pengumuman Dividen Rp 4 Triliun
MNC Sekuritas memproyeksikan posisi RAJA saat ini berada pada bagian wave 5 dari wave (C) dari wave [A].
Update Terbaru
Modder Fallout 4 Tak Gentar dengan Remaster Resmi Fallout 3
Rabu / 22-07-2026, 06:50 WIB
Pre-order Joy-Con Switch 2 ala Splatoon Raiders Masih Tersedia
Rabu / 22-07-2026, 06:50 WIB
Cara Mendapatkan Serialized Gilded Ruin Camo di Black Ops 7 dan Modern Warfare 4
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
CBS Perluas Jagat NCIS dengan Tiga Seri dalam Satu Malam
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
Julio Iglesias Gugat Wakil Perdana Menteri Spanyol
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
Janda Malcolm-Jamal Warner Gugat Ibu Aktor Soal Trust Rp19 Miliar
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
Penjelajah Temukan Bangkai Pesawat Pan Am 1952 di Lepas Pantai Puerto Rico
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
Cyberpunk 2077: Jadi Korporat Jahat yang Impian, Meski Harus Berpikir Keras soal Egois
Rabu / 22-07-2026, 06:45 WIB
Steve McBee Sr Tunjuk Mantan Istri sebagai Presiden Interim McBee Farms
Rabu / 22-07-2026, 06:44 WIB
Badai Parah Landa AS Timur Sebelum Cuaca Lebih Sejuk
Rabu / 22-07-2026, 06:44 WIB
Mutsumi Aoki Luncurkan Manga Baru Seinaru Hime no Kakushigoto
Rabu / 22-07-2026, 06:43 WIB
WNBA Umumkan Peserta Kontes Tiga Angka All-Star Weekend
Rabu / 22-07-2026, 06:43 WIB
Warren Buffett Peringatkan Risiko Pasar Saham Meningkat Akibat Valuasi Tinggi
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Savannah Guthrie Kembali ke Today Sebelum Syuting Wordle
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB







