Manajemen Real Madrid resmi menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru untuk menggantikan proyek taktis Alvaro Arbeloa dan Xabi Alonso.

Langkah ini diambil demi mendongkrak performa Kylian Mbappe.

>>> Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF

Keputusan tersebut diumumkan menjelang pemilihan presiden klub yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026. Los Blancos gagal meraih trofi domestik utama dalam dua tahun terakhir.

Publik mencuatkan kritik karena klub belum menambah gelar mayor sejak kedatangan Mbappe pada musim panas 2024. Meskipun demikian, penyerang Prancis itu mengemas 86 gol dari 103 pertandingan.

Presiden Real Madrid Florentino Perez menegaskan bahwa Mbappe tidak akan dilepas ke klub lain.

"Dia akan memberikan banyak hal untuk kami dan saya yakin dia akan sukses di Real Madrid," ujar Perez.

Perez menjelaskan bahwa produktivitas Mbappe menjadi bukti nyata kualitas sang pemain. "Mbappe adalah salah satu pemain terbaik di dunia.

Anda hanya perlu melihat statistiknya," tegasnya.

Perez juga memastikan posisi Mbappe bersama Vinicius dan Bellingham untuk musim depan. "Tentu saja mereka akan terus bermain untuk Real Madrid," katanya.

Rekam Jejak Mourinho

Perez menilai Mourinho memiliki rekam jejak yang kuat di Santiago Bernabeu. "Dia sangat penting bagi Real Madrid pada masanya.

Mourinho membawa tim meraih Liga Rekor dan meningkatkan daya saing tim," kata Perez.

>>> Fabio Capello Desak AC Milan Segera Jual Rafael Leao

Selain mendatangkan pelatih baru, Madrid merekrut bek Liverpool Ibrahima Konate. Mereka juga membidik bek sayap Inter Milan Denzel Dumfries yang memiliki klausul pelepasan 20 juta euro.

Dukungan bagi Mbappe datang dari mantan pemain tim nasional Prancis, Marcel Desailly. "Mbappe sebenarnya tidak pernah menjadi masalah bagi seorang pelatih," kata Desailly.