Investor Asing Jual Saham BBCA Rp 463 Miliar, IHSG Tertekan
Aksi jual bersih investor asing melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (4/6/2026).
Nilai penjualan bersih asing pada saham BBCA mencapai Rp 463,6 miliar, angka tertinggi dibandingkan saham-saham lain di bursa.
>>> Timnas Indonesia Uji Coba Lawan Oman di GBK Malam Ini
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses Jumat (5/6/2026), koreksi tersebut menyebabkan saham BBCA melemah 1,8 persen hingga ditutup pada level Rp 5.425 per lembar.
Penurunan harga ini memperpanjang tren negatif BBCA yang tercatat terpangkas 9,2 persen dalam sepekan terakhir dan tergerus 7,2 persen dalam sebulan.
Akumulasi pelemahan saham berkode BBCA sepanjang tahun berjalan (year to date) kini telah menyentuh angka 32,8 persen.
Tekanan Jual Meluas ke Pasar
Aksi lepas saham oleh pemodal internasional tidak hanya terjadi pada BBCA, melainkan melanda pasar modal secara keseluruhan.
Investor asing membukukan total transaksi jual bersih signifikan senilai Rp 1,2 triliun di seluruh pasar BEI dalam satu hari perdagangan tersebut.
>>> 5 Berita Terpopuler HaiBunda: Rekomendasi Koper Kabin hingga Reuni Pemain AADC
Tambahan penjualan massal itu membuat total nilai jual bersih asing sepanjang tahun berjalan membengkak hingga Rp 57,6 triliun.
Tekanan pasar turut menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 101,2 poin atau menyusut 1,7 persen ke posisi 5.839,7.
Menanggapi dinamika pasar yang bergejolak, BRI Danareksa Sekuritas memangkas target IHSG tahun ini menjadi 7.200 dari proyeksi awal di level 9.440.
Langkah koreksi target ini diambil sebagai bagian dari strategi penempatan portofolio menghadapi volatilitas pasar yang tinggi.
Kendati pasar saham domestik melemah, lembaga sekuritas tersebut tetap menjagokan delapan saham pilihan yang dinilai prospektif.
>>> BEI Pastikan Proses IPO Tetap Berjalan Sesuai Jadwal
Saham BBCA masuk ke dalam daftar rekomendasi overweight (OW) karena dikelompokkan sebagai saham yang memiliki bantalan valuasi menarik.
Update Terbaru
CEO Jagex Targetkan RuneScape Jadi MMO Nomor Satu, Geser World of Warcraft
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Desainer Quest Cyberpunk 2077: Villa Eurodyne Masih Simpan Banyak Rahasia
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Panduan Manga Musim Panas 2026: Rilis Baru dan Review Volume Pertama
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Jadwal Anime dan Berita Terkini 18-21 Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
PYC Ungkap Celah Pengembangan Industri Baterai, Sinkronisasi Kebijakan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Tiket Museum George Lucas Ludes Terjual, Antrean Capai 5 Jam
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Kadek Seina Maputra Juara Starbucks Barista Championship 2026, Siap Wakili Indonesia di Asia Pasifik
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Tersangka Ledakkan Petasan di Depan Gedung Federal New York, Tiga Terluka
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Konflik AS-Iran di Hormuz: Peluang bagi Rusia dan China di Asia Tenggara
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Milania Giudice Tari Bareng Adik yang Laporkan ke Polisi
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Kuda Pacu Adan Banuelos Kaget Tahu Bella Hadid Single
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Dustin Poirier: Bud Langsung Putus Kontrak Usai Penangkapan
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Ibu Nolan Wells Ajukan Permohonan Hukum untuk Tuntut Kematian Putranya
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB







