Persaingan harga motor bebek di Indonesia kian ketat. Memasuki Juni 2026, dua pabrikan besar, Yamaha dan Suzuki, secara resmi menyesuaikan banderol sejumlah model unggulan mereka.

Langkah ini melanjutkan tren kenaikan harga yang sebelumnya dilakukan Honda dan TVS pada April lalu.

>>> Jetour T2 Catat Distribusi 1.000 Unit, Jadi Andalan Pasar SUV Indonesia

Pada April lalu, Honda merevisi harga motor bebeknya dengan kenaikan berkisar Rp150 ribu hingga Rp675 ribu.

Yamaha juga menaikkan harga di kisaran Rp100 ribu hingga Rp600 ribu, sementara TVS menaikkan Neo XR sebesar Rp200 ribu menjadi Rp14,9 juta.

Dengan demikian, Neo XR tetap menjadi motor bebek termurah di pasar dalam negeri.

Kenaikan Harga Yamaha

Berdasarkan keterangan resmi Yamaha, MX King 150 naik Rp275 ribu dari Rp28,725 juta menjadi Rp29 juta.

Jupiter Z1 naik Rp200 ribu menjadi Rp22,48 juta dari sebelumnya Rp22,28 juta.

>>> Lexus RX Facelift 2028 Bocor, Layar Infotainment Menggantung Jadi Sorotan

Sementara itu, Vega Force masih dipertahankan di harga Rp19,9 juta, menjadikannya motor bebek termurah dari pabrikan berlambang garpu tala tersebut.

Penyesuaian Suzuki

Menurut pengumuman Suzuki, Satria F150 naik dari Rp31 juta menjadi Rp31,3 juta, sedangkan varian Satria F150 Pro naik dari Rp34,9 juta menjadi Rp35,2 juta.

Kenaikan Rp300 ribu untuk kedua varian ini menempatkan Suzuki sebagai salah satu merek dengan motor bebek sport termahal di pasar domestik.

Perbandingan Harga di Pasar

TVS masih menjadi pilihan termurah dengan Neo XR seharga Rp14,9 juta.

Honda memiliki rentang harga paling luas, mulai dari Revo Fit Rp18,085 juta hingga Sonic 150R Rp29,37 juta, ditambah seri premium Super Cub C125 hingga Monkey yang dibanderol Rp80-88 juta.

>>> Toyota Kijang Innova Bekas per Juni 2026: Kisaran Harga Rp111 Juta - Rp310 Juta

Yamaha membanderol motor bebeknya antara Rp19,9 juta hingga Rp29,2 juta. Sementara Suzuki hanya mengandalkan keluarga Satria F150 di kisaran Rp31,3-35,2 juta.