Team Vitality memastikan langkah ke Grand Final BLAST Open Rotterdam 2026 setelah menekuk Aurora Gaming dengan skor 2-0.

Laga semifinal yang digelar pada 4 Juni 2026 itu berakhir dengan kemenangan meyakinkan tim asal Eropa.

>>> Nonton Download Film Scary Movie 2026 Sub Indo di Bioskop Bukan LK21: Trailer Ungkap Deretan Film Horor Viral yang Diparodikan

Aurora, yang diperkuat sederet pemain bintang seperti İsmailcan "XANTARES" Dörtkardeş, justru tampil di bawah ekspektasi. Tekanan besar di pertandingan krusial menjadi beban bagi mereka.

Proses Map Veto

Sebelum pertandingan, kedua tim menjalani map veto untuk menentukan arena pertempuran. Aurora memulai dengan menghapus Overpass, disusul Vitality yang menghapus Anubis.

  • Aurora memilih Inferno sebagai peta pertama.
  • Vitality memilih Nuke sebagai peta kedua.
  • Aurora kemudian menghapus Dust2, Vitality menghapus Ancient.
  • Mirage menjadi peta penentu jika dibutuhkan, namun tidak dimainkan.

Hasil veto menguntungkan Vitality, yang tampil dominan di dua peta yang dimainkan.

Inferno: Panggung bagi flameZ

Pertandingan dimulai di Inferno. Shahar "flameZ" Shushan langsung tampil agresif sejak ronde awal.

Dua kill penting di ronde pistol memberikan keunggulan ekonomi bagi Vitality.

Vitality sempat memimpin 5-0. Kapten Aurora, Engin "MAJ3R" Küpeli, berusaha membangkitkan tim, namun kurangnya konsistensi pemain lain membuat upaya tersebut sia-sia.

Babak pertama berakhir 10-2 untuk Vitality.

Di babak kedua, kombinasi Dan "apEX" Madesclaire dan flameZ terus meruntuhkan pertahanan Aurora. Meskipun Özgür "w0xic" Eker sempat memberikan perlawanan, absennya performa terbaik XANTARES menjadi celah besar.

Vitality menutup map pertama 13-5.

Nuke: ZywOo Kunci Kemenangan

Memasuki map Nuke, skenario serupa kembali terulang. Vitality tetap menguasai permainan dengan koordinasi tim yang rapi.