Astra Otoparts Siapkan Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah
PT Astra Otoparts Tbk menyiapkan sejumlah strategi bisnis untuk menjaga pertumbuhan di tengah tantangan pelemahan nilai tukar rupiah.
Perusahaan mengandalkan penguatan sektor manufaktur, ekspor, dan diversifikasi usaha.
>>> Wuling Daftarkan Nama Aira ev di PDKI, Isyaratkan Mobil Listrik Baru
Langkah Strategis Menghadapi Pelemahan Rupiah
Direktur Astra Otoparts Sophie Handili mengatakan, perusahaan terus berupaya agar bisnis tetap tumbuh secara berkelanjutan.
Langkah pertama adalah memperkuat sektor manufaktur dengan menangkap peluang dari kendaraan baru di Indonesia.
Menurut Sophie, kebutuhan komponen untuk model baru kendaraan roda empat dan roda dua menjadi potensi yang dioptimalkan.
"Agar bisnis tetap tumbuh secara berkelanjutan, Astra Otoparts terus memperkuat segmen manufaktur dengan menangkap berbagai peluang memasok suku cadang untuk model-model baru kendaraan roda empat dan roda dua," kata Sophie kepada Kompas.
com, Selasa (2/6/2026).
Upaya ini penting untuk menjaga volume produksi dan memperluas jangkauan pasar, terutama dengan hadirnya kendaraan elektrifikasi.
Penguatan Strategi Omnichannel
Perusahaan juga fokus pada segmen perdagangan atau aftermarket melalui pendekatan omnichannel.
Strategi ini memudahkan konsumen mengakses produk suku cadang secara offline maupun online.
>>> Tantangan Ekosistem Mobil Listrik: Bukan Sekadar Tambah SPKLU
Sophie menjelaskan, perusahaan mengoptimalkan portofolio produk dan memperluas jaringan ritel modern di berbagai wilayah.
"Sementara itu, pada segmen perdagangan, perseroan memperkuat strategi omnichannel, optimalisasi portofolio produk, dan memperluas jaringan retail modern sehingga produk suku cadang semakin mudah diakses oleh konsumen," ujarnya.
Pendekatan ini penting untuk mempertahankan daya saing di tengah pergeseran kebiasaan belanja ke platform digital.
Ekspor dan Diversifikasi Usaha
Astra Otoparts juga mendorong pertumbuhan di pasar ekspor untuk menambah sumber pendapatan.
Perusahaan memperkuat portofolio produk dan membidik negara tujuan ekspor baru.
"Selain terus memperkuat pasar dalam negeri, Astra Otoparts terus mendorong pertumbuhan ekspor melalui penguatan portofolio produk dan penambahan negara tujuan ekspor baru," kata Sophie.
Langkah ini sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu pasar.
Di samping bisnis inti, diversifikasi ke sektor nonotomotif juga digarap sebagai rencana jangka panjang.
>>> Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh Mulai 8 Juni 2026
"Sebagai strategi jangka panjang, Astra Otoparts juga terus melakukan diversifikasi, termasuk pengembangan bisnis di sektor nonotomotif agar tetap adaptif menghadapi dinamika industri dan kondisi ekonomi global," ujarnya.
Update Terbaru
Colony Tembus 4 Juta Penonton di Bioskop Korea Selatan
Kamis / 04-06-2026, 11:14 WIB
Kia Sportage Hybrid Mulai Diproduksi di Pabrik Hyundai Georgia yang Semula Khusus EV
Kamis / 04-06-2026, 11:14 WIB
Gizi Pemain Jadi Prioritas, Norwegia Kirim Ikan dan Koki Olimpiade ke Piala Dunia 2026
Kamis / 04-06-2026, 11:04 WIB
Tiga Rahasia di Balik Kejutan Veda Ega Pratama di Moto3 2026
Kamis / 04-06-2026, 11:04 WIB
Kontrak 5 Bulan Layvin Kurzawa: Manajemen Persib Buka Suara Soal Warisan Mentalitas Eropa
Kamis / 04-06-2026, 11:02 WIB
7 Pohon Buah Peneduh Aman untuk Halaman Sempit, Cocok untuk Rumah Minimalis 2026
Kamis / 04-06-2026, 11:01 WIB
Felicia dan Sheera Raih 4 Standing Ovation di Babak Top 11 The Icon Indonesia
Kamis / 04-06-2026, 11:00 WIB
Knicks Andalkan Pertahanan Berlapis untuk Redam Wembanyama di Final NBA
Kamis / 04-06-2026, 10:54 WIB
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 di Sulsel Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Syaratnya
Kamis / 04-06-2026, 10:46 WIB
Pemain Forza Horizon 6 Kena Banned 3 Hari Gara-Gara Livery Mobil, Ini Alasannya
Kamis / 04-06-2026, 10:46 WIB
Cek Bansos PKH Mei 2026: Cara Mudah Pantau Penyaluran Resmi Lewat HP
Kamis / 04-06-2026, 10:41 WIB
Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini 4 Juni 2026, Cek Jam Keberangkatan dan Tarif Resmi Terbaru
Kamis / 04-06-2026, 10:41 WIB
Honor X7e Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Android 16
Kamis / 04-06-2026, 10:36 WIB
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Netizen Heboh
Kamis / 04-06-2026, 10:36 WIB






