PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait dinamika pasar modal yang menimpa saham mereka.

Perusahaan merespons pembekuan saham oleh MSCI serta penghapusan dari daftar FTSE Global Equity Index Series (GEIS).

>>> 5 Rekomendasi Tablet 1 Jutaan Terbaik 2026, Spek Gahar dan Baterai Awet

Selain perubahan pada indeks global, GOTO juga menanggapi kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang memindahkan saham perusahaan.

Saat ini, posisi GOTO telah beralih dari Papan Ekonomi Baru menuju Papan Pengembangan.

Penjelasan GOTO Terkait Penyesuaian Indeks

Manajemen GOTO menegaskan bahwa rentetan kejadian tersebut tidak merepresentasikan performa bisnis perusahaan secara nyata. Kondisi ini dipandang lebih sebagai dinamika teknis yang terjadi di pasar modal.

Head of Investor Relations GOTO, Joel Ellis, menyatakan bahwa perubahan posisi ini merupakan dampak dari penyesuaian administratif semata.

Hal tersebut merujuk pada kriteria kuantitatif tertentu yang ditetapkan oleh penyedia indeks terkait.

Berikut adalah poin-poin klarifikasi dari pihak GOTO mengenai perubahan status saham mereka:

  • Kriteria BEI: Perpindahan ke Papan Pengembangan terjadi karena perusahaan belum memenuhi ambang batas pertumbuhan tahunan (CAGR) pendapatan bersih minimal 20 persen selama tiga tahun terakhir.
  • Pembekuan MSCI: Keputusan MSCI dipicu oleh kendala likuiditas perdagangan, terutama akibat batasan harga minimum saham atau fenomena saham "gocap" di level Rp50.
  • Operasional Bisnis: Manajemen memastikan bahwa perubahan indeks ini sama sekali tidak mengganggu aktivitas harian maupun strategi jangka panjang perusahaan.
  • Kinerja Fundamental: Segala penyesuaian tersebut diklaim tidak mencerminkan nilai fundamental bisnis GOTO yang diklaim tetap berada di jalur positif.

Klarifikasi ini bertujuan memberikan keyakinan kepada publik bahwa penurunan status di bursa tidak berbanding lurus dengan kondisi keuangan internal.