Ford menarik 419.967 unit SUV di Amerika Serikat karena masalah pada sabuk pengaman depan. Pretensioner sabuk dapat aktif secara tidak sengaja, mengunci pengemudi dan penumpang saat berkendara.

Masalah ini memengaruhi Ford Expedition dan Lincoln Navigator tahun 2018 hingga 2022. Kendaraan tersebut diproduksi di pabrik Ford Kentucky Truck Plant antara Mei 2017 dan Oktober 2022.

>>> Fiat Grizzly dan Grizzly Fastback Siap Lawan Dacia Bigster

Pretensioner adalah perangkat yang dirancang untuk mengencangkan sabuk secara instan saat terjadi tabrakan.

Namun, pada kendaraan yang bermasalah, pretensioner dapat menyala saat tidak diperlukan, sehingga sabuk terkunci dan tidak bisa ditarik atau dikendalikan.

Penyebab dan Risiko

Ford menemukan bahwa propelan di dalam pretensioner dapat terdegradasi setelah terpapar suhu tinggi dalam waktu lama.

Degradasi ini menghasilkan zat korosif yang merusak komponen internal dan memicu aktivasi yang tidak diinginkan.

>>> Nissan Hapus Postingan Troll Ferrari Luce, Mazda Justru Makin Nekat

Sabuk yang terkunci dapat meningkatkan risiko cedera saat kecelakaan. Selain itu, aktivasi mendadak juga berpotensi melukai penumpang karena gaya tarikan yang kuat.

Pemilik mungkin melihat lampu peringatan airbag menyala sebelum masalah terjadi.

Perbaikan Gratis

Recall ini memperluas dua kampanye sebelumnya yang menangani masalah serupa. Kendaraan yang sudah diperbaiki sebelumnya tetap harus diperiksa ulang dalam recall baru ini.

Dealer Ford dan Lincoln akan memeriksa retraktor sabuk pengaman depan mulai akhir musim panas.

>>> Komunitas ID42NER Rayakan Hari Jadi ke-19 di PIK 2

Unit yang bermasalah akan diganti secara gratis dengan komponen yang menggunakan propelan dan stabilizer yang lebih stabil secara kimia.