Secara teknis, BYD M6 DM didukung oleh mesin 1.5L yang sangat efisien dengan tenaga maksimal mencapai 72 kW dan torsi puncak 125 Nm.

Performa ini dipadukan dengan motor EHS 5.0 yang memiliki putaran mesin hingga 15.000 rpm serta kepadatan daya yang lebih tinggi.

Kombinasi tersebut menghasilkan akselerasi instan tanpa ada jeda atau hambatan saat menginjak pedal gas.

Kemampuan ini sangat relevan dengan kebutuhan mobilitas di Indonesia, mulai dari bermanuver di jalur padat ibu kota hingga menyalip kendaraan di jalan tol dengan aman.

Selain itu, kendaraan ini juga memiliki kemampuan menanjak yang mumpuni untuk menghadapi berbagai kontur jalan di tanah air.

Semua itu dilakukan tanpa adanya hentakan perpindahan gigi yang biasa dirasakan pada kendaraan berbahan bakar konvensional.

>>> Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, Ancaman bagi Target Indonesia Emas 2045

Inovasi Sistem Penggerak dan Kenyamanan Kabin

Teknologi ini memiliki sistem perpindahan tiga mode utama, yaitu EV, series, dan parallel, yang berlangsung secara mulus tanpa gangguan kenyamanan.

BYD menggunakan sistem kontrol terintegrasi 7-in-1 dengan peningkatan kemampuan komputasi chip hingga 146 persen untuk memastikan operasional yang optimal.

Sistem manajemen termalnya juga sangat canggih dan mampu menghemat energi hingga 10 persen meski dioperasikan dalam kondisi suhu tinggi khas iklim Indonesia.

Baterai yang digunakan adalah Blade Battery yang dikenal memiliki ketahanan siklus tinggi pada suhu ekstrem.

Baterai tersebut telah melalui uji ketahanan hingga jutaan kilometer untuk memastikan kestabilan jangka panjang.

Hal ini menjamin performa tetap stabil saat mobil mengoperasikan kombinasi bahan bakar dan listrik secara bergantian.

Berikut adalah ringkasan data teknis dan performa konsumsi energi dari teknologi DM yang diusung oleh BYD: