Insentif Kendaraan Listrik Harus Berkeadilan, Prioritas Daerah dan Transportasi Umum
Rencana pemerintah memberikan insentif untuk kendaraan listrik kembali menjadi sorotan. Akademisi Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat MTI, Djoko Setijowarno, mendorong agar kebijakan ini lebih terarah dan berkeadilan.
Menurut Djoko, insentif sebaiknya diprioritaskan untuk kelompok atau wilayah tertentu. Hal ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
>>> Repco Sulap Datsun 1200 Pickup Jadi Restomod Bertenaga Turbo
Prioritas untuk Transportasi Umum
Djoko menyebut pemerintah daerah yang berkomitmen membangun transportasi umum berbasis listrik layak mendapat prioritas.
Insentif fiskal dari pusat bisa menjadi stimulus bagi daerah untuk memperkuat layanan publik ramah lingkungan.
Saat ini, 42 pemerintah daerah telah mengalokasikan APBD untuk angkutan umum modern melalui skema buy the service (BTS).
Kota Pekanbaru, Semarang, dan Batam bahkan telah menerbitkan peraturan daerah untuk subsidi transportasi umum.
Tambahan insentif kendaraan listrik diharapkan mendorong lebih banyak kepala daerah berinvestasi pada transportasi publik. Langkah ini dinilai lebih efektif mengurangi emisi dan memperbaiki mobilitas masyarakat.
Daerah Tambang dan Wilayah Terpencil
Djoko juga menyoroti pentingnya pembangunan ekosistem kendaraan listrik di daerah lingkar tambang nikel seperti Konawe, Weda, dan Morowali.
>>> Iker Lecuona Resmi Gantikan Alex Marquez di MotoGP Hungaria 2026
Wilayah ini menghadapi paradoks sebagai penghasil komoditas strategis namun belum menikmati manfaat ekonomi secara merata.
Penyediaan transportasi umum berbasis listrik di kawasan tambang bisa menjadi simbol kehadiran negara dan bentuk keadilan sosial.
Djoko mengusulkan insentif motor listrik Rp5 juta diprioritaskan bagi warga di daerah lingkar tambang nikel dan pulau-pulau kecil.
Kelompok terakhir menghadapi tantangan ketahanan energi karena akses BBM terbatas dan berbiaya tinggi. Kabupaten Asmat sejak 2007 telah memanfaatkan kendaraan listrik secara swadaya akibat keterbatasan pasokan BBM.
“Membangun industri kendaraan listrik nasional tidak boleh mengorbankan sisi kemanusiaan dan keadilan wilayah.
Melalui momentum finalisasi skema fiskal saat ini, pemerintah ditantang untuk melahirkan kebijakan yang inklusif,” ujar Djoko.
>>> Yamaha dan Suzuki Naikkan Harga Motor Sport per Juni 2026
“Insentif kendaraan listrik tidak boleh hanya menjadi pemanis bagi masyarakat urban, tetapi harus menjadi instrumen penuntasan kemiskinan dan pembenahan mobilitas di daerah hulu penambangan,” kata dia.
Update Terbaru
Chery Q Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi Pengisian Cepat 16,5 Menit
Rabu / 03-06-2026, 09:55 WIB
Jadwal Rilis One Piece Episode 1161: Luffy Bertemu Pangeran Loki
Rabu / 03-06-2026, 09:50 WIB
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur di China Tahun 2026, Fiturnya Mengejutkan
Rabu / 03-06-2026, 09:50 WIB
Profil Nanik S. Deyang, Kepala BGN yang Baru Dilantik: Jejak Karier dan Rekam Jejaknya
Rabu / 03-06-2026, 09:50 WIB
Kimi Antonelli Juarai F1 GP Miami 2026, Kokoh di Puncak Klasemen
Rabu / 03-06-2026, 09:45 WIB
Gaji Lulusan ITB Angkatan 2018 Tembus Rp119,5 Juta per Bulan, Versi Survei 2025
Rabu / 03-06-2026, 09:45 WIB
Resmi Dibuka, Cek Kuota dan Alur Pendaftaran Jalur Afirmasi PPDB Bandung 2026 Terbaru
Rabu / 03-06-2026, 09:45 WIB
Toyota Daftarkan Pikap Listrik Hilux BEV di Indonesia, Terlihat di NJKB Jakarta
Rabu / 03-06-2026, 09:40 WIB
Andoni Iraola Dikabarkan Bakal Gantikan Arne Slot di Liverpool
Rabu / 03-06-2026, 09:40 WIB
Como Lolos Liga Champions 2026 Bukan Keajaiban, Belum Pikirkan Scudetto
Rabu / 03-06-2026, 09:40 WIB
Alasan Sutradara di Balik Nasib Akhir Zendaya di Euphoria Season 3
Rabu / 03-06-2026, 09:35 WIB
Kisah Asmara Valentino Rossi: Pacari Mantan Kekasih Max Biaggi yang Hebohkan Publik
Rabu / 03-06-2026, 09:35 WIB
Resmi Tinggalkan Persib, Pesan Haru Layvin Kurzawa di 2026 Jadi Sorotan
Rabu / 03-06-2026, 09:35 WIB
Motorola Edge 2026 Resmi Meluncur, Incar Pasar Kelas Menengah
Rabu / 03-06-2026, 09:33 WIB






