Manchester United dikabarkan mengubah arah kebijakan transfer mereka pada bursa musim panas 2026. Klub Liga Inggris itu kini lebih realistis terkait anggaran belanja pemain.

Langkah ini diambil setelah manajemen Setan Merah menyadari bahwa sejumlah target awal memiliki banderol harga terlalu tinggi.

>>> BEI Masukkan 3 Saham ke Radar UMA Terbaru 2026, Cek Daftarnya

Fokus pencarian kini dialihkan kepada talenta asal Brasil dan Portugal yang lebih terjangkau.

Strategi Efisiensi Anggaran

Manchester United enggan memaksakan diri mengejar gelandang dengan nilai pasar yang melampaui batas kewajaran. Mereka memprioritaskan pemain tengah dengan estimasi biaya transfer di bawah 50 juta poundsterling.

Kebutuhan akan amunisi baru di lini tengah menjadi mendesak. Setidaknya diperlukan dua pemain baru untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan pilar lama.

Kepastian perginya Casemiro karena kontrak berakhir menjadi alasan utama posisi gelandang bertahan sangat krusial. Selain itu, MU juga berencana melepas Manuel Ugarte dari tim utama.

Target awal yang memiliki nilai pasar sangat tinggi antara lain Sandro Tonali (Newcastle United), Carlos Baleba (Brighton), Elliot Anderson (Nottingham Forest), dan Adam Wharton (Crystal Palace).

Masing-masing dibanderol rata-rata 80 juta poundsterling lebih.

Ederson Jadi Kandidat Kuat dari Italia

Memasuki awal Juni 2026, Manchester United mulai serius menjajaki peluang mendatangkan Ederson dari Atalanta. Gelandang asal Brasil ini diproyeksikan sebagai pengganti Casemiro.

Secara finansial, memboyong Ederson dianggap langkah yang lebih cerdas. Mahar transfernya diperkirakan berkisar 35 hingga 40 juta poundsterling.

Ketertarikan ini disambut baik oleh sang pemain yang dikabarkan mulai tergoda merumput di Old Trafford.

Ederson bahkan dilaporkan telah menghentikan pembicaraan dengan klub peminat lain demi memprioritaskan tawaran MU.