Marc Marquez secara mengejutkan mengaku bahwa target utamanya di MotoGP 2026 adalah merebut gelar juara dunia.

Pernyataan itu muncul saat ia memutuskan untuk turun di MotoGP Italia 2026, meski kondisinya belum pulih total.

>>> Resmi! Susul Francisco Rivera, Persebaya Pertahankan Jefferson Silva untuk Musim 2026

Pembalap Ducati tersebut baru menjalani operasi bahu kanan pada 10 Mei 2026. Cedera itu didapat saat MotoGP Mandalika 2025, di mana sekrup di bahunya bergeser dan mengganggu mobilitas.

Marquez mengakui bahwa Mugello adalah salah satu sirkuit paling berat untuk kondisi bahunya.

"Mugello sangat menyiksa lengan kanan, sementara Balaton (Hungaria) lebih banyak tikungan kiri," ujarnya dikutip dari Crash.

Secara medis, ia seharusnya menunda comeback hingga seri Hungaria. Namun, ia nekat turun di Italia demi memangkas jarak 102 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi.

>>> Kunjungan Mal Melonjak 15% Saat Libur Panjang 2026, Jadi Tren Terbaru

Risiko Besar di Mugello

Sirkuit Autodromo Internazionale del Mugello dikenal memiliki karakteristik yang menguras tenaga, terutama pada bahu kanan. Hal ini membuat banyak pihak meragukan keputusan Marquez.

Sepanjang enam seri awal musim ini, ia belum sekalipun naik podium. Masalah bahu kanan membuatnya kesulitan saat menikung ke kanan, yang menjadi kendala serius.

Meski demikian, Marquez tetap optimistis. "Saya sadar risikonya, tapi saya ingin terus kompetitif," tegasnya.

>>> Singtel Resmi Lepas Seluruh Saham Superbank, Restrukturisasi Internal Jadi Alasan

Kehadirannya di Mugello menjadi bukti ambisinya yang belum padam. Dunia balap kini menanti apakah langkah berani ini akan membuahkan hasil atau justru memperparah cederanya.