Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, memberikan klarifikasi mengenai rumor emosinya yang meluap saat berhadapan dengan wakil India, Lakshya Sen.

Kemenangan tersebut diraih Alwi dalam babak 32 besar Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.

>>> Suzuki Landy Hybrid 2026 Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Fitur Canggihnya

Alwi menegaskan bahwa dirinya tidak terpancing emosi meskipun pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi.

Menurutnya, tindakan yang terlihat agresif di lapangan hanyalah bagian dari taktik permainan dan kebutuhan teknis untuk memenangkan poin.

Kekuatan Mental dan Keyakinan Diri

Alwi mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya terletak pada komunikasi intens dengan sang pelatih, Indra Wijaya, serta penguatan mental dari dalam diri.

Ia mencoba meyakinkan alam bawah sadarnya bahwa ia jauh lebih siap dan kuat dibandingkan lawannya untuk menghadapi tekanan di lapangan.

Pebulu tangkis muda ini terus menekankan pada dirinya sendiri bahwa keinginan untuk menang harus lebih besar daripada rasa takut kalah.

Strategi penguatan mental ini terbukti efektif membuat Alwi tetap fokus hingga poin terakhir di gim kedua selesai.

>>> 15 Mahasiswa FHUI Terbukti Bersalah Kekerasan Seksual, Disanksi Skors hingga 3 Semester

Jalannya Pertandingan yang Sangat Alot

Duel antara Alwi dan Lakshya Sen berjalan sangat ketat sejak awal, di mana kedua pemain saling mengejar angka hingga kedudukan imbang 3-3.

Alwi sempat memimpin tipis 11-9 pada interval pertama sebelum akhirnya menutup gim pembuka dengan skor tipis 21-19 melalui permainan net yang apik.

Poin-poin krusial dalam pertandingan tersebut meliputi keunggulan 11-9 saat interval pada gim pertama melalui variasi smes, ketenangan saat skor sempat menyentuh angka kritis 18-18, keberhasilan meraih game point pertama lewat serangan tajam, serta konsistensi menjaga selisih tiga poin saat memasuki pertengahan gim kedua.

Momen-momen tersebut memperlihatkan kedewasaan bermain Alwi Farhan yang mampu mengontrol tempo permainan meskipun lawan memberikan perlawanan sengit.

Pada gim kedua, meski Sen sempat menipiskan jarak menjadi 16-17, Alwi kembali melesat dan meraih match point di angka 20-16.

Sebuah smes keras yang tidak mampu dikembalikan dengan sempurna oleh Sen akhirnya mengunci kemenangan Alwi dengan skor 21-16.

>>> Jadwal Resmi SPMB Afirmasi Disabilitas Cimahi 2026: Syarat SD-SMP

Data di atas menunjukkan performa konsisten Alwi dalam menutup laga hanya dalam dua gim langsung di hadapan pendukung tuan rumah.