Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memberikan klarifikasi tegas mengenai kabar yang beredar luas di masyarakat terkait penerimaan pegawai baru.

Instansi di bawah Kementerian Keuangan tersebut memastikan bahwa informasi pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tahun 2026 adalah berita bohong atau hoaks.

>>> Hasil MPL ID S17: Bigetron Hentikan Win Streak ONIC dengan Kemenangan 2-1

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC, Nirwala Dwi Heryanto, menjelaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai rekrutmen tersebut.

Hal ini disampaikan untuk merespons keresahan masyarakat yang terpapar informasi palsu di berbagai platform digital.

Klarifikasi Resmi Mengenai Hoaks Rekrutmen CPNS 2026

Nirwala menegaskan bahwa pesan yang mengeklaim adanya pembukaan pendaftaran pegawai Bea Cukai pada tahun 2026 tidak memiliki dasar yang benar.

Ia meminta publik agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber langsung dari kanal resmi institusi.

"Kabar mengenai pembukaan rekrutmen pegawai Bea Cukai tahun 2026 yang tersebar di media sosial adalah tidak benar.

Hingga saat ini, Bea Cukai belum merilis informasi resmi terkait penerimaan pegawai," kata Nirwala dalam keterangan resminya pada Selasa, 2 Juni 2026.

Isu ini menjadi sorotan setelah sebuah video berdurasi singkat viral di platform TikTok.

Unggahan tersebut mengeklaim bahwa pendaftaran CPNS DJBC telah dibuka untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMA/SMK, D3, hingga S1.

Selain menyebutkan kualifikasi pendidikan, video hoaks itu juga memberikan informasi sesat bahwa para pelamar akan ditempatkan di kantor-kantor Bea Cukai di seluruh Indonesia.

Nirwala mengingatkan bahwa pola penyebaran informasi seperti ini sangat menyesatkan calon pelamar kerja.

Kanal Resmi Pendaftaran dan Informasi Pemerintah