Kasus dugaan kekerasan yang melibatkan Rien Wartia Trigina, atau Erin, kembali mencuat.

Setelah laporan dari mantan ART bernama Hera, kini muncul kesaksian baru dari Nur, perempuan asal Cianjur yang pernah bekerja di rumah mantan istri Andre Taulany tersebut.

>>> Viral Rekaman CCTV Bocah Rusak Layar Photobox, Teman Kabur Tinggalkan Pelaku

Nur membagikan pengalaman pahitnya.

Ia mengaku nekat memanjat pagar rumah demi bisa keluar dari kediaman Erin karena merasa tidak punya pilihan lain.

Alasan Nekat Kabur

Nur mengungkapkan keputusan ekstrem itu diambil karena dilarang pulang, padahal kondisi kesehatan orang tuanya semakin menurun.

Ia awalnya sudah meminta izin secara baik-baik untuk berhenti bekerja demi merawat orang tua.

Namun, permintaan itu ditolak Erin dengan alasan Nur baru boleh pergi jika sudah ada asisten pengganti. Nur merasa tidak tahan lagi bekerja di lingkungan tersebut.

>>> DDTC Rilis Dua Buku SDSN UU Perpajakan Terbaru 2026

Beberapa poin penting dari pernyataan Nur: ia berusaha meminta izin secara sopan namun tetap tidak diperbolehkan pergi; kondisi kesehatan orang tua yang kritis memaksanya bertindak nekat; ada syarat majikan yang mengharuskan asisten pengganti sebelum berhenti; rasa tidak tahan membuatnya mengabaikan keselamatan.

Respons Keluarga dan Risiko

Keputusan Nur memanjat pagar sempat membuat suaminya panik dan khawatir akan keselamatannya. Sang suami memperingatkan risiko cedera atau masalah keamanan.

Namun, Nur tetap membulatkan tekad. Beruntung, ia berhasil keluar dengan selamat meski harus meninggalkan barang-barang pribadinya di dalam rumah.

Perkembangan Kasus Erin

Proses hukum kasus ini masih berlanjut di Polres Metro Jakarta Selatan. Pihak Erin telah menyerahkan rekaman CCTV rumah untuk membantah tuduhan kekerasan.

Erin dikabarkan telah mengganti tim pengacara yang sebelumnya dipimpin Sunan Kalijaga. Ia telah memenuhi panggilan penyidik dan menjawab puluhan pertanyaan terkait laporan.

>>> KeSPA dan KRAFTON Resmi Perkuat Esports Pelajar Korea Selatan 2026

Hingga saat ini, Erin tetap konsisten tidak menempuh jalan damai dengan pelapor. Ia memilih jalur hukum untuk membuktikan bahwa tuduhan penganiayaan adalah fitnah.