Desain interior mobil listrik pertama Ferrari, Luce EV, mendapat apresiasi dari mantan desainer Fiat, Subaru, dan GWM, Alexey Semenov.

Pujian ini muncul di tengah kritik tajam terhadap tampilan luar kendaraan tersebut.

>>> Toyota Luncurkan GRMN Corolla 2026, Varian Paling Buah Hasil Pengembangan di Nürburgring

Menurut Alexey, kabin Luce EV berhasil menonjolkan kesan premium yang kuat. Detail penyelesaiannya dinilai matang dan mendekati sempurna.

"Interior Luce layak mendapat apresiasi tersendiri. Kabinnya tampil percaya diri, koheren, dan terselesaikan dengan sangat baik," ujar Alexey, dikutip dari Carnewschina.

Ia menambahkan bahwa detail mekanis terasa matang, kualitas sentuhan meyakinkan, dan filosofi desain diterapkan secara konsisten. Namun, Alexey menyayangkan ketimpangan konsep antara interior dan eksterior.

"Logika desain interior dan bahasa desain eksteriornya tidak memiliki ambisi maupun tingkat penyelesaian yang sama," tuturnya. Menurutnya, eksterior memberi kesan bahwa komitmen yang sama tidak diberikan.

>>> ByteDance dan Seres Group Luncurkan Merek Mobil Listrik Saidou

Alexey menilai ketidakselarasan kosmetik ini menjadi poin minus yang sangat terlihat, terutama untuk kendaraan kelas atas bermerek Ferrari.

"Untuk sebuah kendaraan di rentang harga seperti ini, dan terlebih lagi yang membawa nama Ferrari, ketidakkonsistenan tersebut sulit untuk diabaikan," tambahnya.

Sebelumnya, peluncuran Luce EV sebagai mobil listrik perdana Ferrari memicu reaksi negatif publik. Banyak yang menilai mobil ini meninggalkan identitas asli supercar eksotis mereka.

Kritik juga datang dari mantan bos Ferrari Luca Di Montezemolo dan Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini. Mereka menyebut mobil tersebut kehilangan ruh emosionalnya.

>>> Review Suzuki S-Presso: Micro SUV Tangguh dan Irit untuk Perkotaan

Sentimen negatif ini bahkan membuat nilai saham Ferrari merosot sekitar 8 persen di bursa Milan setelah peluncuran.