Penyempurnaan Aerodinamika dan Suspensi Balap

Sektor aerodinamika menjadi salah satu fokus utama dalam peningkatan performa GRMN Corolla.

Kendaraan ini dilengkapi komponen baru seperti saluran udara kap mesin, ventilasi fender depan, spoiler samping, dan sayap belakang berukuran besar.

Komponen aerodinamika tersebut mengadopsi teknologi dari GR Corolla bermesin hidrogen yang berlaga di Super Taikyu Series.

Sayap belakang mobil ini dapat diatur hingga lima tingkat kemiringan yang berbeda.

Penyetelan sudut sayap dilakukan secara presisi dengan perubahan satu derajat demi menghasilkan downforce yang paling efektif.

Komponen suspensi juga diperbarui menggunakan peredam kejut monotube baru pada roda depan dan belakang.

>>> Review Suzuki S-Presso: Micro SUV Tangguh dan Irit untuk Perkotaan

Toyota menyematkan rebound spring guna meningkatkan traksi roda bagian dalam saat menikung sekaligus menjaga stabilitas.

Karakter suspensi disetel berdasarkan hasil uji Nürburgring dengan akurasi hingga tingkat milimeter.

Daya cengkeram kendaraan didukung oleh penggunaan ban Michelin Pilot Sport Cup 2.

Sistem electric power steering (EPS) dan penggerak empat roda (AWD) juga dikalibrasi ulang untuk mengoptimalkan distribusi torsi dan respons kemudi saat menerima gaya lateral tinggi.

Peningkatan Torsi dan Pengurangan Bobot

Dapur pacu mobil ini masih mengandalkan mesin tiga silinder turbo berkapasitas 1.600 cc yang menjadi ciri khas GR Corolla.

Kendati demikian, Toyota menerapkan penyempurnaan dari basis mesin hidrogen versi balap ketahanan.

Sentuhan baru tersebut berhasil meningkatkan torsi maksimum menjadi 415 Nm.

Lonjakan torsi difokuskan pada rentang putaran 4.000 rpm hingga 4.600 rpm guna mendukung akselerasi optimal saat keluar dari tikungan.

Sistem penyemprot intercooler dan saluran udara dingin tambahan dipasang untuk menjaga konsistensi performa mesin dalam kondisi ekstrem.