Map Splinter CS2 Karya FMPONE Viral, Siap Masuk Pool Kompetitif?

Komunitas Counter-Strike 2 tengah ramai membicarakan map baru bernama Splinter.
Map ini merupakan karya desainer ternama Shawn 'FMPONE' Snelling yang sudah tersedia di Steam Workshop sejak 12 April lalu.
>>> Kecelakaan Maut di Ngawi: Pelajar Meninggal Tertabrak Bus, Video Viral
Kehadiran Splinter memicu diskusi hangat mengenai masa depannya di dunia esports.
Banyak pemain bertanya apakah map ini hanya akan menjadi karya komunitas berkualitas tinggi atau mampu menembus daftar map kompetitif resmi.
Desain Visual dan Karakteristik Gameplay
Splinter mengusung tema lokasi industri penggergajian kayu dan fasilitas logistik di kawasan Pegunungan Rocky, Kanada.
Visualnya terinspirasi dari keindahan Danau Moraine dengan detail lingkungan kaya berkat engine Source 2.
Dari sisi permainan, map ini menawarkan struktur vertikal yang kompleks serta jalur-jalur sempit. Hal ini menuntut strategi matang dari para pemain.
Beberapa poin utama gameplay Splinter antara lain:
- Pemanfaatan struktur bangunan bertingkat yang memberikan dimensi vertikal pada pertempuran.
- Kehadiran lorong-lorong sempit yang memicu intensitas baku tembak jarak dekat.
- Potensi taktik yang luas untuk penggunaan granat asap maupun flashbang.
Nama besar FMPONE sebagai kreator map legendaris Cache menjadi jaminan kualitas profesional. Map ini dirancang dengan mempertimbangkan aspek strategis yang mendalam.
Respons Komunitas dan Kendala Teknis
Sejak peluncurannya, pemain memberikan tanggapan positif terhadap estetika dan tata letak map. Desain area bom serta sudut pandang dianggap sudah matang untuk turnamen.
Namun, sebagai karya baru, Splinter tidak lepas dari kendala teknis. Beberapa masalah yang dikeluhkan pengguna antara lain:
- Penurunan performa atau frame rate (FPS) pada area tertentu yang padat visual.
- Elemen dekoratif yang terkadang mengganggu pandangan saat duel.
- Bug pada area collision yang membuat pemain atau objek bisa menembus dinding.
- Titik-titik tertentu di mana bom C4 bisa tersangkut dan tidak dapat diambil kembali.
Update Terbaru
DKI Jakarta Bebaskan Sanksi Administratif Pajak Kendaraan Bermotor
Selasa / 02-06-2026, 15:09 WIB
Sudah Pakai NPPN, Bisakah WP OP Kembali ke PPh Final UMKM di 2026? Ini Aturan Resminya
Selasa / 02-06-2026, 15:09 WIB
Roblox Luncurkan Fitur Kids vs Select, Cara Baru Lindungi Anak Paling Aman 2026
Selasa / 02-06-2026, 15:09 WIB
John Herdman Puji Progres Marselino Ferdinan di Pemusatan Latihan
Selasa / 02-06-2026, 15:04 WIB
Diplomasi Prabowo Tarik Investasi Rp2.430 T, Dampak Nyata 2026
Selasa / 02-06-2026, 15:04 WIB
Konsolidasi Asuransi BUMN: 15 Entitas Resmi Jadi 3, Modal Makin Kuat di 2026
Selasa / 02-06-2026, 15:04 WIB
John Herdman Promosikan Mathew Baker ke Timnas Senior Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026
Selasa / 02-06-2026, 14:59 WIB
5 Cara Membuat Kopi Low Acid di Rumah, Aman bagi Lambung dan Tanpa Ribet
Selasa / 02-06-2026, 14:59 WIB
Prabowo Pangkas 50% Rombongan PDLN, Istana Ungkap Aturan Terbaru 2026
Selasa / 02-06-2026, 14:59 WIB
Siapa Tony Soegiono yang Jadi Korban Pengurasan Rekening Rp1,2 Miliar oleh Terapis Spa di Surabaya
Selasa / 02-06-2026, 14:56 WIB
PSSI Targetkan Juara Piala AFF 2026 demi Kembalikan Kepercayaan Publik
Selasa / 02-06-2026, 14:54 WIB
BTN Kucurkan Kredit Rp 1,5 Triliun ke Pindad, Percepat Produksi Maung MV3
Selasa / 02-06-2026, 14:54 WIB
Indonesia Resmi Punya Domain .ai.id, Begini Cara Daftar dan Syarat Terbaru 2026
Selasa / 02-06-2026, 14:54 WIB
Heboh Kredit Bodong di Banyumas, 13 Pensiunan ASN Jadi Korban, Oknum Pegawai Mandiri Taspen Dipecat
Selasa / 02-06-2026, 14:54 WIB






