>>> John Herdman Ingin Timnas Indonesia Lawan Malaysia-Thailand di Piala AFF 2026, Alasannya Mengejutkan

Pencapaian ini merupakan buah dari perkembangan prestasi yang konsisten selama beberapa tahun terakhir.

Salah satu momen kunci adalah keberhasilan mencapai final Piala Asia AFC 2023.

Meskipun harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari Qatar, performa tersebut membuktikan bahwa Yordania kini menjadi kekuatan baru.

Jamal Sellami mengambil alih kepemimpinan tim setelah fondasi kuat diletakkan oleh rekan senegaranya, Hussein Ammouta.

Sellami, mantan pemain timnas Maroko di Piala Dunia 1998, kini memiliki tanggung jawab besar untuk membawa tim melangkah lebih jauh.

Baginya, berpartisipasi di Piala Dunia bukan sekadar pertandingan di atas lapangan. Turnamen ini dianggap sebagai panggung dunia untuk memperkenalkan identitas bangsa, kekayaan budaya, serta ambisi besar Yordania.

Sellami menegaskan bahwa kelolosan mereka melalui jalur kualifikasi Asia adalah bukti bahwa kualitas sepak bola negaranya layak diperhitungkan.

Ia ingin para pemainnya menunjukkan semangat juang tinggi yang menjadi ciri khas tim Al-Nashama.

Sifat pantang menyerah, keberanian, dan persatuan menjadi nilai utama yang ingin ia tonjolkan dalam penampilan perdana timnya.

Meskipun berstatus debutan, ia optimistis timnya mampu meninggalkan kesan positif bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Persiapan khusus terus dilakukan untuk menghadapi berbagai gaya permainan lawan.

>>> Rayhan Hannan Siap Bersaing dengan Pemain Diaspora di Timnas Indonesia

Sellami percaya bahwa melalui persiapan matang, Yordania tidak hanya akan menjadi pelengkap di Grup J, melainkan pesaing yang menyulitkan.