Viral Saling Sindir di Threads, Ruben Onsu Sebut Wendy Lo Penghasut dan Minta Fokus Cari Pekerjaan
Sebelum adu sindir dengan Wendy terjadi, Ruben sempat mengunggah tulisan yang menyinggung seseorang yang disebut rela berutang demi memenuhi permintaan tertentu. Unggahan itu kemudian memunculkan spekulasi di kalangan warganet mengenai pihak yang menjadi sasarannya.
Persoalan Nafkah Anak Kembali Muncul
Di tengah ramainya saling serang di media sosial, persoalan nafkah anak pasca perceraian kembali menjadi bahan perdebatan kedua kubu.
Tim kuasa hukum Sarwendah menyatakan kliennya menanggung sendiri berbagai kebutuhan anak sejak akhir 2025. Biaya pendidikan, les, hingga kebutuhan kesehatan disebut dibayarkan langsung oleh Sarwendah tanpa bantuan dari Ruben selama periode tersebut.
Pihak Sarwendah juga mengungkap adanya penagihan dari debt collector terkait salah satu kendaraan yang disebut merupakan aset milik Ruben.
Kubu Ruben Sebut Penghentian Nafkah Bentuk Protes
Di sisi lain, kuasa hukum Ruben membenarkan adanya penghentian pembayaran nafkah sejak Desember 2025. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk keberatan Ruben karena merasa haknya untuk bertemu anak-anak tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Menurut penjelasan kuasa hukumnya, Ruben selama ini tetap menjalankan kewajiban finansial bahkan melebihi yang dipersyaratkan. Namun ia merasa tidak memperoleh hak yang sama dalam hal akses bertemu dengan ketiga anaknya.
Kubu Ruben juga menyoroti besaran nafkah yang selama ini diberikan, yakni Rp225 juta setiap bulan. Mereka menilai jumlah tersebut jauh di atas kewajiban umum yang lazim diberikan mantan suami setelah perceraian.
Ruben bahkan sempat melontarkan pernyataan bahwa apabila pihak lain merasa keberatan mengurus anak-anak, maka ia siap mengambil alih tanggung jawab pengasuhan tersebut.
Sarwendah Bantah Persulit Pertemuan Anak dan Ayah
Tuduhan mengenai adanya pembatasan akses bertemu anak langsung dibantah pihak Sarwendah. Kuasa hukumnya menegaskan tidak pernah ada larangan bagi Ruben untuk datang dan menemui anak-anaknya.
Mereka menyatakan kliennya selalu membuka kesempatan selama jadwal anak tidak terganggu. Karena itu, tudingan bahwa komunikasi dan pertemuan sengaja dihalangi dinilai tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.
Hingga kini, polemik antara kedua kubu masih terus bergulir. Selain perdebatan hukum yang berlangsung melalui para kuasa hukum, saling sindir di media sosial turut membuat konflik tersebut semakin menjadi perhatian publik.
Update Terbaru
3 Smart TV Panasonic 32 Inch Android Terbaik Rp2 Jutaan
Selasa / 02-06-2026, 16:24 WIB
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.830, Kurs Dolar AS Turun di Awal 2026
Selasa / 02-06-2026, 16:24 WIB
4 Saham RI Didepak FTSE Russell per Juni 2026, Ini Daftarnya
Selasa / 02-06-2026, 16:24 WIB
Huawei Nova 16 dan Nova 16z Resmi: Baterai Jumbo dan Lensa Periskop 50 MP
Selasa / 02-06-2026, 16:19 WIB
Pengusaha Wajib Lapor Ekspor Komoditas Strategis via Portal DSI DJBC Mulai 2026
Selasa / 02-06-2026, 16:19 WIB
Bukan Warna yang Utama, Ini 5 Tips Jaga Kualitas ASI Terbaru yang Banyak Dicari Ibu Menyusui di 2026
Selasa / 02-06-2026, 16:19 WIB
Sampah Antariksa Capai 15.800 Ton, Mengancam Orbit Bumi
Selasa / 02-06-2026, 16:14 WIB
Daftar 10 Negara yang Warganya Jarang ke Luar Negeri Terbaru 2026, RI Nomor Berapa?
Selasa / 02-06-2026, 16:14 WIB
Daftar Skuad Ghana di Piala Dunia 2026: Thomas Partey dan Semenyo Jadi Andalan
Selasa / 02-06-2026, 16:14 WIB
ByteDance dan Seres Group Luncurkan Merek Mobil Listrik Saidou
Selasa / 02-06-2026, 16:09 WIB
IIMS Surabaya 2026: Daftar Promo Mobil Baru dan Kejutan Menarik
Selasa / 02-06-2026, 16:09 WIB
Resmi, Ini 3 Kriteria Peserta yang Bisa Gratis Ikut UTBK SNBT 2026
Selasa / 02-06-2026, 16:09 WIB
Eks ART Erin Curhat Nekat Panjat Pagar Demi Kabur Temui Orang Tua
Selasa / 02-06-2026, 16:04 WIB
Bruno Fernandes Blak-blakan: Trofi Manchester United Belum Sesuai Target
Selasa / 02-06-2026, 16:04 WIB






