Makanan yang kita konsumsi setiap hari tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga fungsi otak.

Menurut Dr. Uma Naidoo, pakar kesehatan otak dari Harvard Medical School, pola makan yang tepat berperan penting dalam menjaga suasana hati, daya ingat, dan kesehatan mental.

>>> Vokalis Yovie & Nuno Nostalgia Album Semua Bintang, Libatkan Audy hingga Glenn Fredly

Namun, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi karena dapat memberikan dampak negatif pada otak jika dikonsumsi berlebihan.

Berikut daftarnya:

Makanan yang Harus Dibatasi

1. Makanan yang dibuat dengan minyak olahan

Minyak yang diekstraksi dari kedelai, jagung, dan sumber lain sering mengandung asam lemak omega-6. Konsumsi omega-6 berlebihan dapat memicu produksi bahan kimia yang menyebabkan peradangan di otak.

Untuk menumis atau memanggang, disarankan menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa.

2. Makanan dengan tambahan gula dan gula buatan

Otak menggunakan glukosa untuk mendukung aktivitas sel. Namun, konsumsi gula berlebih bisa menimbulkan gangguan memori dan mengurangi elastisitas hipokampus, bagian otak yang mengontrol memori.

Banyak makanan, termasuk saus pasta dan sup kalengan, mengandung gula tambahan secara tersembunyi.

3. Makanan olahan

>>> Biodata dan Agama Giorgio Antonio, Pengusaha yang Dikabarkan Dekat dengan Sarwendah

Makanan ultra-olahan seperti nugget dan sosis dapat merusak telomer pada DNA yang mendukung penuaan sel sehat.

Penelitian pada 2022 menunjukkan bahwa makanan ultra-olahan juga dikaitkan dengan risiko lebih tinggi mengalami depresi ringan.

4. Makanan dengan pemanis buatan

Pemanis buatan yang sering tidak bernilai gizi dapat merusak keseimbangan bakteri usus dan memengaruhi suasana hati. Beberapa jenis yang perlu diwaspadai adalah sakarin, sukralosa, dan aspartam.

Alternatif yang lebih baik termasuk madu atau gula kelapa.

5. Makanan yang digoreng

Makanan yang digoreng sering dikaitkan dengan rendahnya skor memori dan kognisi. Sebagai opsi lebih sehat, pilih makanan yang dipanggang atau dikukus.

Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak

Selain pola makan, aktivitas fisik juga penting untuk menjaga kesehatan otak. Olahraga teratur dapat meningkatkan aliran darah ke otak, membantu memastikan pasokan oksigen dan nutrisi tetap optimal.

>>> Inflasi RI Tembus 3,08 Persen pada Mei 2026, BPS Rilis Data Terbaru

Anda bisa memulai dengan aktivitas sederhana seperti jalan kaki, bersepeda, atau peregangan ringan. Menjaga kesehatan otak adalah kombinasi dari memilih makanan yang tepat dan aktivitas fisik yang konsisten.