Kim merupakan pemain bertahan legendaris Korea Selatan dengan pengalaman luas di liga-liga elit Eropa.

Cho Wi-je memandang Kim Min-jae sebagai mentor dan inspirasi bagi perkembangannya.

Ia berharap bisa menyerap banyak ilmu dan pengalaman dari pemain yang telah mengoleksi hampir 80 penampilan bersama tim nasional.

Salah satu aspek yang paling ia kagumi dari Kim Min-jae adalah kecepatan geraknya di lapangan.

Cho menyadari bahwa untuk mencapai level dunia, ia harus mampu bergerak lebih gesit dan cepat seperti yang ditunjukkan seniornya.

Empati untuk Cho Yu-min

Meskipun bahagia dengan kesempatannya, Cho Wi-je tetap memberikan rasa hormat dan simpati kepada Cho Yu-min.

Baginya, kehilangan rekan setim karena cedera tepat sebelum turnamen adalah momen yang menyedihkan.

Cho Yu-min memiliki peran krusial dalam membantu Korea Selatan lolos ke putaran final.

Namun, cedera yang dialami hanya dua pekan sebelum laga pembuka melawan Republik Ceko memaksanya absen.

"Yu-min memainkan peran yang sangat penting dalam membantu kami lolos ke Piala Dunia, dan sangat berat melihatnya harus meninggalkan tim," ujar Cho Wi-je.

Sebagai penutup, Cho Wi-je menegaskan tekadnya untuk memberikan performa terbaik demi menggantikan peran yang ditinggalkan Cho Yu-min.

>>> Klub Calvin Verdonk Resmi Tunjuk Davide Ancelotti Jadi Pelatih Baru

Ia berjanji akan bekerja keras agar kekosongan di lini pertahanan bisa tertutup maksimal selama turnamen berlangsung.