Menanam rumput gajah sendiri menjadi strategi cerdas bagi peternak kambing untuk menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun.

Dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah, kebutuhan pakan ternak bisa terpenuhi tanpa biaya ekstra setiap hari.

>>> Sinopsis Don't Say a Word Film di Bioskop Trans TV Hari ini 3 Juni 2026

Langkah ini efektif memangkas pengeluaran rumah tangga dan biaya operasional usaha ternak. Rumput gajah dikenal mudah dibudidayakan dan tahan dipanen berkali-kali.

Tanaman ini adaptif pada berbagai tipe lahan asalkan mendapat sinar matahari cukup dan pasokan air memadai.

Hal ini mendorong peternak skala rumahan mulai melirik pekarangan, kebun, hingga lahan tidur.

Panduan Budidaya Rumput Gajah

Berikut sepuluh langkah menanam rumput gajah untuk pakan ternak yang hemat biaya:

  • Pilih lokasi dengan sinar matahari penuh sepanjang hari untuk pertumbuhan optimal.
  • Gunakan lahan 50–100 meter persegi untuk memenuhi kebutuhan harian beberapa ekor kambing.
  • Bersihkan lahan dari gulma, batu, dan sampah organik agar bibit tidak berebut nutrisi.
  • Gemburkan tanah untuk memperbaiki sistem perakaran dan tambahkan kompos alami jika perlu.
  • Gunakan potongan batang dari tanaman sehat dan produktif dengan usia batang sedang.
  • Tanam bibit dengan posisi miring atau mendatar pada lubang, lalu padatkan tanah.
  • Siram secara rutin terutama di masa awal tanam untuk membantu adaptasi bibit.
  • Lakukan penyiangan berkala agar nutrisi tanah terserap penuh oleh rumput gajah.
  • Pantau kondisi rumpun dan segera lakukan penyulaman jika ada tanaman mati.
  • Panen dengan menyisakan sedikit batang di atas tanah agar tunas baru cepat tumbuh.

Setiap poin penting untuk memastikan pasokan pakan tidak terputus meski pergantian musim.

Manajemen Lahan dan Perawatan

Hindari area yang rentan tergenang air saat musim hujan. Lokasi strategis sebaiknya dekat kandang untuk memudahkan mobilisasi pakan setelah panen.