Timnas Indonesia akan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni. Pertandingan persahabatan itu rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

>>> Deddy Corbuzier dan Theo Derick Luncurkan Grind Theory, Komunitas Edukasi Bisnis 2026

Bung Ropan mengungkapkan bahwa proses administrasi paspor kemungkinan tidak selesai tepat waktu. Alhasil, kedua pemain hanya akan menyaksikan pertandingan dari tribun penonton.

Target paling realistis bagi Vickery dan Baker adalah debut resmi di Piala AFF 2026. Turnamen Asia Tenggara itu dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.

Fokus utama saat ini adalah memastikan dokumen kenegaraan siap sebelum Piala AFF dimulai.

Jika pengambilan sumpah WNI dilakukan bulan depan, mereka bisa masuk ke dalam rencana taktis John Herdman.

Upaya Memutus Tradisi Runner-up

Bung Ropan optimis jadwal liga di Australia dan Amerika Serikat tidak menghambat pemanggilan kedua pemain.

Vickery dan Baker kemungkinan besar mendapat izin dari klub masing-masing untuk membela Merah Putih.

Piala AFF sering identik dengan pemain liga domestik, namun kehadiran pemain naturalisasi bisa menjadi pembeda. Kebutuhan Timnas Indonesia akan striker tajam dan pemain sayap lincah sangat tinggi.

Mitchell Baker diharapkan menjadi solusi di lini depan, sementara Luke Vickery akan menambah kreativitas serangan dari sayap.

Target besar Garuda di Piala AFF adalah meraih gelar juara untuk pertama kalinya.

>>> Anang-Ashanty Berangkat Haji 2026, Intip Biaya Paket Mewah yang Banyak Dicari

Indonesia tercatat sudah berkali-kali masuk final namun selalu menjadi runner-up. Program naturalisasi ini diharapkan bisa memutus tradisi pahit dan membawa trofi Piala AFF ke tanah air.