Turnamen kelompok umur tersebut rencananya akan dipusatkan di wilayah Medan dan Deli Serdang pada 1 hingga 13 Juni 2026.

Meski jadwalnya berbenturan, Sumardji menyatakan sudah ada pembicaraan mendalam mengenai pembagian peran sang pemain.

Koordinasi Internal Antara BTN dan Tim Pelatih

Sumardji menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan koordinasi intensif dengan Nova Arianto selaku pelatih Timnas U-19.

Komunikasi ini penting untuk memastikan pengembangan karier Baker berjalan selaras dengan kebutuhan tim nasional di berbagai level.

Dalam pernyataannya di Stadion Madya, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026), Sumardji menyebutkan bahwa Nova Arianto sangat kooperatif.

Nova setuju jika pemain mudanya tersebut mendapatkan jam terbang di level yang lebih tinggi bersama tim senior.

Tujuan Utama Promosi Mathew Baker

  • Memberikan terapi mental agar pemain memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi.
  • Meningkatkan kualitas individu saat nantinya kembali membela Timnas U-19.
  • Mempercepat proses adaptasi dengan gaya permainan sepak bola internasional di level elit.
  • Memastikan status kewarganegaraan sepak bolanya tetap bersama Indonesia secara permanen.

PSSI berharap program ini dapat membentuk mentalitas Baker menjadi lebih tangguh di masa depan.

Pengalaman berlatih dan bertanding bersama pemain senior dianggap sebagai sekolah terbaik bagi perkembangannya sebagai pemain top dunia.

Profil Singkat dan Rekam Jejak Karier

Mathew Baker merupakan pemuda kelahiran Melbourne, Australia, pada tanggal 13 Mei 2009.

Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, ia sudah menunjukkan kematangan bermain yang melampaui rekan seusianya di posisi bertahan.

Ketertarikan Australia terhadap bakat Baker sebenarnya sudah muncul sejak lama, tepatnya pada Agustus 2014 saat ia diincar tim U-17.

Namun, Baker menunjukkan kesetiaan luar biasa dengan tetap memilih untuk mengenakan seragam kebanggaan Indonesia.