Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana (Purn) TNI Ade Supandi menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu.

Menurut Ade, almarhum memiliki peran krusial dalam modernisasi alutsista TNI Angkatan Laut.

>>> Tanggul Sungai Poso Jebol, 25 Rumah Terendam Banjir di Desa Betalemba

Dukungan Penuh untuk KRI Bima Suci

Salah satu pencapaian besar yang dikenang adalah dedikasi Ryamizard saat menjabat Menteri Pertahanan.

Ia memberikan dukungan penuh terhadap proyek kapal latih generasi terbaru pengganti KRI Dewaruci.

Ade menceritakan koordinasi intensif dengan almarhum terkait rencana menghadirkan KRI Bima Suci.

Proses ini merupakan langkah besar karena KRI Dewaruci sudah lama bertugas melatih taruna.

Ryamizard mengawal setiap tahapan penting pembangunan kapal sejak awal pembicaraan.

Ia terlibat aktif mulai perencanaan hingga pemotongan baja pertama di galangan kapal Spanyol.

Rangkaian pembangunan meliputi perencanaan di kementerian, pemotongan baja di Spanyol, peluncuran kapal, dan uji coba fungsi.

>>> Apakah Hari Ini Bank Libur? Cek Jadwal Operasional Resmi 1 Juni 2026

Dukungan Ryamizard dinilai luar biasa oleh jajaran pimpinan TNI AL saat itu.

Ade menegaskan komitmen almarhum tidak pernah surut hingga kapal siap bertugas.

Pentingnya Kapal Latih bagi Perwira Laut

Kehadiran kapal latih yang mumpuni bukan sekadar formalitas pengadaan unit baru.

Ade menjelaskan kapal tersebut merupakan sarana dasar membentuk kemampuan profesional perwira matra laut.

Ryamizard memahami aspek krusial ini sehingga memberi perhatian khusus pada regenerasi kapal latih.

Kepergian sang jenderal menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar TNI AL.

Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu, 31 Mei 2026, dalam usia 76 tahun.

>>> Obral Transmart Full Day Sale 2026: Harga AC, TV, dan Kulkas Turun Drastis Hari Ini

Jenazah direncanakan dimakamkan secara militer di TMP Kalibata, Jakarta.