Al-Qur'an menegaskan bahwa setiap manusia bertanggung jawab atas keimanan dan amalnya sendiri. Status sebagai istri nabi tidak menjamin keselamatan jika memilih kekafiran.

Kisah dua istri nabi yang masuk neraka diabadikan dalam Surah At-Tahrim ayat 10. Mereka adalah istri Nabi Nuh AS dan istri Nabi Luth AS.

>>> Pemerintah Tetapkan Libur Nasional Juni 2026, Simak Peluang Long Weekend

Istri Nabi Nuh AS yang Ingkar

Istri Nabi Nuh AS menolak dakwah tauhid suaminya. Meski hidup bersama seorang rasul, ia tetap menutup diri dari keimanan.

Saat Nabi Nuh diperintahkan membangun bahtera, sang istri justru berpihak pada kaum kafir. Akibatnya, ia ikut binasa tenggelam dalam banjir besar.

Allah berfirman dalam Surah At-Tahrim ayat 10: "Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang kufur, yaitu istri Nuh dan istri Lut.

Keduanya berada di bawah (tanggung jawab) dua orang hamba yang saleh, lalu keduanya berkhianat.

Mereka tidak dapat membantunya sedikit pun dari (siksaan) Allah, dan dikatakan, 'Masuklah kamu berdua ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka).'"

Anak Nabi Nuh AS juga membangkang. Ia menolak naik kapal karena merasa bisa selamat di gunung.

Allah berfirman dalam Surah Hud ayat 43: "Dia (anaknya) menjawab, 'Aku akan berlindung ke gunung yang dapat menyelamatkanku.'

Nuh berkata, 'Tidak ada penyelamat hari ini dari ketetapan Allah kecuali yang dirahmati-Nya.' Gelombang menjadi penghalang, maka jadilah dia termasuk yang ditenggelamkan."

>>> Frisian Flag Gelar Kampanye Edukasi Nutrisi Keluarga di Bintaro

Tragedi ini menunjukkan bahwa keimanan tidak diwariskan secara otomatis melalui hubungan darah.

Pengkhianatan Istri Nabi Luth AS

Istri Nabi Luth AS juga disebut dalam Al-Qur'an sebagai perempuan yang tidak beriman. Ia mendukung perilaku menyimpang kaum Sodom.

Ia kerap membocorkan keberadaan tamu suaminya kepada kaum Sodom. Tindakan itu membuatnya layak menerima siksaan.

Allah memerintahkan Nabi Luth mengungsi pada malam hari, tetapi istrinya dilarang ikut.

Surah Hud ayat 81 menjelaskan: "Mereka (malaikat) berkata, 'Wahai Lut, pergilah beserta keluargamu pada sebagian malam dan jangan ada yang menoleh ke belakang, kecuali istrimu.

Sesungguhnya dia akan terkena siksaan yang menimpa mereka.'"

Hukuman bagi kaum Sodom berupa gempa bumi dan hujan batu yang menghancurkan negeri. Istri Nabi Luth tewas bersama mereka akibat pengkhianatannya.

>>> Sifat Kepribadian yang Bisa Membuat Hidup Terasa Lebih Sulit

Kisah kedua perempuan ini menegaskan bahwa kemuliaan diukur dari ketakwaan pribadi, bukan status pernikahan.