Persaingan prosesor laptop berbasis ARM semakin memanas. Nvidia dikabarkan bersiap memasuki segmen Windows on ARM dengan jajaran prosesor ambisius.

Informasi ini muncul menjelang ajang Computex. Dokumen internal yang bocor mengungkap dua keluarga prosesor utama: seri N1 dan N1X.

>>> Muhammad Yusuf Ateh Resmi Jadi Komisaris Telkomsel, Perkuat Strategi 5G dan Transformasi Digital

Kedua chip tersebut mengintegrasikan performa CPU tinggi dengan arsitektur GPU Blackwell terbaru. Langkah ini berpotensi menempatkan Nvidia sebagai pesaing serius bagi Intel, AMD, dan Qualcomm.

Varian Tertinggi: Nvidia N1X

Varian tertinggi dalam bocoran adalah Nvidia N1X. Desainnya mirip dengan prosesor GB10 pada superkomputer AI desktop DGX Spark.

Model tertinggi N1X membawa konfigurasi CPU 20 inti, terdiri dari 10 inti performa Cortex-X925 dan 10 inti efisiensi Cortex-A725.

Sektor grafis ditopang GPU Blackwell 2.0 dengan 48 Streaming Multiprocessor, setara 6.144 CUDA Core.

Nvidia juga menyediakan model N1X versi lebih rendah dengan 18 inti CPU: sembilan inti performa dan sembilan inti efisiensi.

GPU versi ini memiliki 40 Streaming Multiprocessor dengan 5.120 CUDA Core.

Kedua model N1X beroperasi pada rentang daya 45W hingga 80W. Spesifikasi ini ditujukan untuk laptop premium, workstation portabel, hingga perangkat AI.

Nvidia N1 untuk Perangkat Tipis dan Mainstream

Nvidia juga menyiapkan seri N1 untuk laptop tipis, ringan, dan perangkat terjangkau.

>>> Bocoran Casing Ungkap Desain Tipis iPhone Ultra Layar Lipat

Varian tertinggi seri N1 dibekali 12 inti CPU: delapan inti performa Cortex-X925 dan empat inti efisiensi Cortex-A725.

GPU yang digunakan adalah Blackwell dengan 20 Streaming Multiprocessor, sekitar 2.560 CUDA Core.

Versi ekonomis seri N1 hadir dengan 10 inti CPU: tujuh inti performa dan tiga inti efisiensi, serta GPU 16 Streaming Multiprocessor (2.048 CUDA Core).

Lini N1 dirancang bekerja pada daya 18W hingga 45W. Konsumsi daya ini diharapkan memberikan daya tahan baterai panjang dengan performa kompetitif.

Diferensiasi Memori dan Penyimpanan

Perbedaan antara kedua seri juga terlihat pada memori dan penyimpanan. Seri N1X mendukung memori LPDDR5X hingga 128GB melalui antarmuka 16-channel.

Sementara seri N1 standar hanya mendukung memori LPDDR5X maksimal 64GB dengan konfigurasi 8-channel. N1X juga unggul dalam penyimpanan, mendukung hingga tiga SSD M.

2, sedangkan N1 maksimal dua SSD M. 2.

>>> 5 HP Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan di 2026, Simak Rekomendasi Terpopuler

Dokumen internal menunjukkan beberapa slide presentasi sudah bertanggal 2024. Hal ini mengindikasikan Nvidia telah mengembangkan prosesor ARM untuk PC selama lebih dari dua tahun.